HARIAN MERAPI - Hujan deras yang melanda Temanggung membuat talud lapangan sepakbola Desa Katekan Kecamatan Ngadirejo Temanggung longsor.
Alhamdulillah, mushola yang berada di bawah lapangan sepakbola Desa Katekan Temanggung yang longsor itu selamat.
Kerusakan akibat longsor dari lapangan sepakbola Katekan hanya di samping luar mushola.
Baca Juga: Jumat Agung: Tablo, Drama Kisah Sengsara Yesus Kembali Digelar di HKTY Ganjuran, Berikut Kisahnya!
Tidak ada korban jiwa dan luka dalam kejadian itu, kerugian diperkirakan mencapai Rp160 juta.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Toifur Hadi mengatakan talud lapangan Desa Katekan longsor setelah turun hujan dengan intensitas tinggi.
"Kami sudah asesmen longsor tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa. Longsor terjadi pada Kamis 6 April 2023 siang," kata dia Jumat (7/4/2023).
Sebelum kejadian longsor, kata dia, lapangan sedang dalam proses perbaikan. Namun air hujan yang tertampung di lapangan dan tidak bisa mengalir karena saluran tersumbat tanah yang ditanggul.
"Air yang terkumpul di lapangan akhirnya menyebabkan longsor apalagi karena tanah tidak kuat lagi menahan air," ujar dia.
Longsor, kata dia, terjadi karena tanah sudah tidak kuat akhirnya mengakibatkan longsor.
Talud yang longsor ada dua titik dengan ukuran titik pertama panjang 30 meter dan tinggi 8 meter.
Titik kedua dengan panjang 20 meter dan tinggi 8 meter.
Baca Juga: Inilah cara dan waktu yang tepat deteksi dini autisme pada anak, orang tua harus perhatikan ini