Tradisi ruwatan jadi daya tarik wisata religi Gunung Lanang Kulon Progo

- Rabu, 30 November 2022 | 07:00 WIB
Kawasan puncak Gunung Lanang di Padukuhan Bayeman, Sindutan, Temon, Kulon Progo, DIY.  (Koko Triarko)
Kawasan puncak Gunung Lanang di Padukuhan Bayeman, Sindutan, Temon, Kulon Progo, DIY. (Koko Triarko)

HARIAN MERAPI - Wisata religi Gunung Lanang di Kulon Progo mulai ramai peziarah sejak tahun 1970.

Saat itu pula ritual ruwatan menyambut tahun baru Suro mulai mentradisi.

Tradisi ruwatan pada malam 1 Suro di Gunung Lanang Kulon Progo jadi salah satu pendongkrak popularitas objek wisata religi tersebut.

Baca Juga: Destinasi wisata religi Gunung Lanang Kulon Progo ada sejak nenek moyang, terungkap lagi pada zaman Jepang

Sebab, pada setiap gelaran tradisi ruwatan di objek wisata religi Gunung Lanang Kulon Progo itu selalu diikuti ratusan orang.

Namun, seiring waktu berjalan animo masyarakat mengikuti tradisi ruwatan di Gunung Lanang makin berkurang.

Pada masa ramainya Gunung Lanang, sempat ada sekelompok peziarah yang membentuk paguyuban. Namanya, Kadhang Gunung Lanang.

Baca Juga: Banyak tempat keramat di kawasan Pertapan Jambe Lima Gunung Selok Cilacap, kisahnya begini

Paguyuban tersebut terbentuk alamiah dari seringnya para peziarah bertemu dan bertirakat bersama.

Saat itu jumlah peserta paguyuban mencapai lebih dari seratus orang. Mereka berasal dari berbagai daerah, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, dan Jakarta.

Kukuh Made, warga Jogja yang dulu pernah aktif di paguyuban mengatakan prosesi ruwatan menyambut tahun baru Jawa di Gunung Lanang selalu diawali dengan tirakat bersama.

Sambil menunggu waktu tengah malam, para peziarah menyaksikan pergelaran wayang. Kemudian, menjelang tiba detik-detik pergantian tahun baru Jawa peserta menuju puncak Gunung Lanang.

Baca Juga: Wisata Religi Gunung Srandil Cilacap kaya mitos, salah satunya sosok gaib Semar Bodronoyo

Di puncak gunung yang disebut Sasana Sukma sesepuh paguyuban memimpin ritual meditasi hingga tiba pergantian tahun Jawa.

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X