Riwayat Pertapan Jambe Lima dan Jambe Pitu Gunung Selok Cilacap

- Minggu, 27 November 2022 | 20:20 WIB
Pertapan Cemara Putih Jambe Lima Gunung Selok, Cilacap, Jawa Tengah.  (Foto: Koko Triarko)
Pertapan Cemara Putih Jambe Lima Gunung Selok, Cilacap, Jawa Tengah. (Foto: Koko Triarko)

HARIAN MERAPI – Aura mistik Pertapan Jambe Lima Gunung Selok Cilacap kembali terkuak pada tahun 1960an.

Sejak tahun itu Pertapan Jambe Lima Gunung Selok Cilacap sering diziarahi. Terutama oleh sang juru kunci terdahulu, alm Mbah Warso.

Pada awal penemuan Pertapan Jambe Lima Gunung Selok Cilacap itu pula Presiden Soekarno dan Soeharto sering datang berziarah.

Baca Juga: Wisata religi Gunung Selok Cilacap Jawa Tengah, tampil kekinian dengan spot foto menarik

Bahkan, saking seringnya Soeharto berziarah ke Pertapan Jambe Lima, hubungannya dengan alm Mbah Warso sangat dekat. Alm Mbah Warso bahkan pernah diundang ke Jakarta, dan dipanggil ke istana.

Seringnya Presiden Soeharto berziarah di Gunung Selok itu bisa dilihat dari bangunan peninggalannya di Pertapan Jambe Pitu.

Menurut juru kunci, Pertapan Ampel Gading yang ada di Jambe Pitu adalah hasil renovasi Presiden Soeharto.

Baca Juga: Mitos Gunung Selok di Cilacap, Jawa Tengah, tempat berburu wahyu raja bunga wijayakusuma

Soeharto bahkan dipercaya berhasil mendapatkan wahyu raja bunga wijayakusuma di Gunung Selok. Karenanya, dia mampu berkuasa hingga 32 tahun.

Juru kunci menuturkan, pada awalnya pohon Jambe di Gunung Selok ada delapan batang.

Jumlah tersebut melambangkan jumlah orang yang terlibat dalam pertarungan merebut bunga wijayakusuma di zaman Mataram Sunan Mangku Rat I.

Dari delapan pohon jambe sebagai pertanda itu, lima di antaranya melambangkan jumlah penjaga bunga wijayakusuma. Sementara tiga lainnya merupakan tanda dari Ki Suropati, Ki Tambak Yudo dan Geduk Gandamana.

Baca Juga: Wisata Religi Gunung Srandil Cilacap kaya mitos, salah satunya sosok gaib Semar Bodronoyo

Ketiganya merupakan pendekar-pendekar sakti utusan tiga tokoh penting di zaman Geger Trunojoyo untuk mencari wahyu raja bunga wijayakusuma.

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X