• Selasa, 16 Agustus 2022

Kiai Ageng Henis dan Jejaknya di Laweyan 8: Dakwah di Laweyan dengan Gaya Seperti Sunan Kalijaga

- Sabtu, 21 Mei 2022 | 21:10 WIB
Kiai Ageng Henis dan Jejaknya di Laweyan 8: Dakwah di Laweyan dengan Gaya Seperti Sunan Kalijaga (Ilustrasi Pramono Estu)
Kiai Ageng Henis dan Jejaknya di Laweyan 8: Dakwah di Laweyan dengan Gaya Seperti Sunan Kalijaga (Ilustrasi Pramono Estu)

harianmerapi.com - Kiai Ageng Henis dan Jejaknya di Laweyan, Dakwah di Laweyan dengan Gaya Seperti Sunan Kalijaga.

Kiai Ageng Henis memiliki peran dalam kemajuan Islam di Laweyan. Bahkan, ia dianggap pula sebagai pelopor penyebaran Islam pertama di wilayah Surakarta dan sekitarnya.

Kepandaiannya juga tidak dapat dilepaskan dari gurunya Sunan Kalijaga dan ia pun keturunan Maulana Maghribi II yang diketahui ilmu agama Islam sudah mumpuni.

Baca Juga: Kiai Ageng Henis dan Jejaknya di Laweyan 1: Putra Bungsu Ki Ageng Sela yang Hijrah ke Pengging

Perjalanan dakwah Kiai Ageng Henis juga berkaitan erat dengan Masjid Laweyan.

Masjid ini sepintas adalah masjid kecil dan kuno seluas 162 meter persegi dibangun tahun 1546 saat Sultan Hadiwijaya berkuasa di Pajang.

Eksistensi Masjid Laweyan sejak dahulu menjadi cagar budaya karena adanya alkulturasi budaya.

Bahkan, masjid ini adalah salah satu Masjid Negara dengan adanya SK Bung Karno.

Oleh karena itu, masjid ini juga menjadi saksi perjuagan dan dakwah negara, bahkan diceritakan masjid ini berpaku emas.

Baca Juga: Kiai Ageng Henis dan Jejaknya di Laweyan 2: Berhasil Mengajak Kiai Ageng Beluk Memeluk Agama Islam

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X