• Jumat, 8 Juli 2022

Sunan Gresik 2: Berdagang dan Pengobatan Gratis Cara Mendekati Penduduk Asli Sebelum Menyampaikan Dakwah Islam

- Selasa, 3 Mei 2022 | 15:10 WIB
 Dengan berdagang maka Sunan Gresik lebih mudah diterima warga dalam dakwah Islam (Ilustrasi Pramono Estu)
Dengan berdagang maka Sunan Gresik lebih mudah diterima warga dalam dakwah Islam (Ilustrasi Pramono Estu)

harianmerapi.com - Maulana Malik Ibrahim yang kelak disebut Sunan Giri dianggap tokoh yang pertama-tama menyebarkan agama Islam di tanah Jawa.

Sebelumnya ia disebut bermukim di Champa (dalam legenda disebut sebagai negeri Chermain atau Cermin) selama tiga belas tahun.

Ia menikahi putri raja yang memberinya dua putra. Yaitu Raden Rahmat atau Sunan Ampel dan Sayid Ali Murtadha atau Raden Santri.

 Baca Juga: Sunan Gresik 1: Sebagai Penyebar Agama Islam, Sunan Gresik Menjadi Ulama Pertama yang Diberi Gelar Walisongo

Setelah cukup menjalankan misi dakwah Islam di negeri itu, ia hijrah ke pulau Jawa dan meninggalkan keluarganya.

Setelah dewasa, kedua anaknya mengikuti jejaknya menyebarkan agama Islam di pulau Jawa. Sunan Gresik pun dikenal sebagai wali senior di antara para Walisongo lainnya.

Menurut beberapa versi babad, kedatangannya disertai beberapa orang. Sedang daerah yang dituju pertama kali pada tahun 801 H/1392 M, adalah Desa Sembalo,

sekarang daerah Leran, Kecamatan Manyar, 9 kilometer ke arah utara kota Gresik.

Sunan Gresik mulai menyiarkan agama Islam di tanah Jawa bagian timur, dengan mendirikan mesjid pertama di desa Pasucinan, Manyar.

Baca Juga: Hidup Berkeseimbangan adalah Sumber dari Sumber Kebahagiaan Hidup di Dunia dan Akhirat

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X