• Rabu, 29 Juni 2022

Manusia Bisa Berubah 11: Mertua Hanya Sayang Cucu, Menantu Diperlakukan Layaknya Pembantu

- Minggu, 27 Februari 2022 | 12:05 WIB
Sulinem harus mengerjakan pekerjaan pembantu (Ilustrasi Sibhe)
Sulinem harus mengerjakan pekerjaan pembantu (Ilustrasi Sibhe)

harianmerapi.com - Setelah melahirkan, nasib Sulinem makin memprihatinkan. Dalam usia yang masih begitu belia, ia harus menanggung beban hidup yang sangat berat.

Sang mertua ternyata hanya sayang kepada sang cucu saja. Sedang pada Sulinem sebagai menantun sekaligus ibu dari si jabang bayi, hanya dipandang sebelah mata.

Sulinem seolah hanya dianggap sebagai pembantu saja, terutama oleh ibu mertua. Si anak memang diurus semua oleh ibu mertua, karena Sulinem tak bisa apa-apa.

Baca Juga: Manusia Bisa Berubah 1: Jadi Preman Kampung Hanya karena Mencari Perhatian Orangtua

Ia bahkan takut untuk menggendong bayi yang masih mungil itu. Sebagai gantinya, maka Sulinem harus menyelesaikan semua urusan di rumah.

Mulai dari bersih-bersih halaman, dalam rumah, mencuci baju seisi rumah sampai memasak di dapur. Seolah-seolah Sulinem hanya dianggap sebagai pembantu saja.

Salah sedikit langsung diomeli, terutama soal memasak yang memang bagi Sulinem merupakan hal yang baru.

Baca Juga: Manusia Bisa Berubah 2: Suka Berbuat Kriminal, Sering Berurusan dengan Polisi Tetap Tidak Kapok

Begitu pun dengan suaminya, yang kala itu masih bisa melanjutkan sekolahnya di SMA. Pulang sekolah sang suami tak pernah memperhatikan Sulinem.

Tidak seperti saat masih pacaran, apapun yang dilakukan Sulinem pasti menjadi perhatiannya.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X