• Sabtu, 25 Juni 2022

Cerita Misteri Menerima Warisan Keris Pamor Kudhung Mayit Malah Kena Mala Petaka

- Senin, 20 Desember 2021 | 22:00 WIB
 Lik Subar jatuh ke lubang yang digalinya sendiri bersama dengan keris pusaka warisan kakeknya. (Ilustrasi Pramono Estu)
Lik Subar jatuh ke lubang yang digalinya sendiri bersama dengan keris pusaka warisan kakeknya. (Ilustrasi Pramono Estu)

harianmerapi.com - Zaman dulu meninggalkan warisan pusaka menjadi hal yang biasa. Namun jika tidak cocok, bisa-bisa menjadi mala petaka bagi penerima warisan.

Menjelang kakeknya tinimbalan Gusti, Lik Subar (bukan nama sebenarnya) menerima warisan berupa sebuah keris. “Rawatlah baik-baik keris ini”. Hanya begitulah pesan yang disampaikan Kakeknya. Keris pun dibawa pulang.

“Sebaiknya keris tersebut kau titipkan kepada Pakde Merto saja. Beliau amat faham masalah keris, Kang. Lha sampeyan kan ora ngerti apa-apa”, kata Karjilah (nama samaran), isteri Lik Subar mencoba menasehati suaminya.

Baca Juga: Hak Asasi Manusia (HAM) dalam Islam Melindungi Lima Hal

Kata Pakde Merto (nama samaran), keris berpamor Kudhung Mayit tersebut memang bertuah.

“Tapi jangan lupa, keris tersebut mempunyai watak senjata makan tuan. Kau harus super hati-hati memperlakukan dia”, pesan Pakde Merto kepada prunannya.

Mendengar pesan Pakdenya, Lik Subar manthuk-manthuk dan berjanji akan merawat keris warisan Kakeknya itu dengan baik.

Baca Juga: Bukan Cinta Sejati 15: Angan-angan Selalu Indah Dibanding Kenyataan, Ternyata Tak Mudah Mendidik Anak

Malam itu sunyi senyap. Tidak henti-hentinya anjing tetangga menggonggong. Lik Subar bersiaga, jangan-jangan ada orang jahat mau masuk rumahnya. Dia amat geram, dua bulan lalu isi almarinya diobrak- abrik maling.

Dia pun mengambil keris pemberian Kakeknya dari dalam almari, dan meletakkannya di atas meja kecil di sisi tempat tidurnya.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X