• Selasa, 9 Agustus 2022

Berbagai Bentuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Antisipasinya

- Sabtu, 11 Juni 2022 | 05:30 WIB
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M. Si. (Dok. Pribadi)
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M. Si. (Dok. Pribadi)

harianmerapi.com - Tercapainya tujuan perkawinan yakni membentuk keluarga yang sakinah mawaddah dan rahmah sangat ditentukan oleh proses sebelum perkawinan yakni saat pemilihan jodoh.

Memilih jodoh hendaklah yang sekufu, artinya kondisi fisik, psikologis, sosial ekonomi, pendidikan, kedewasaan dan pengalaman beragama memiliki kesetaraan serta kesejajaran.

Meskipun disadari sepenuhnya bahwa untuk mendapatkan pasangan yang ideal seperti ini bukanlah merupakan sesuatu yang mudah, mengingat masih besarnya
kesenjangan cara pandang tentang kehidupan yang ada dalam masyarakat.

Baca Juga: Babad Tanah Jawi Ki Juru Taman 5: Dicurigai akan Mbalelo, Pangerang Silarong Dilaporkan pada Sultan Agung

Ketidaksejajaran pasangan dalam pernikahan, manakala tidak dikelola secara baik akan dapat memunculkan berbagai macam konflik sampai kepada kekerasan dalam rumah tangga.

Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah tangga (PKDRT) pasal 1 ayat 1 dijelaskan

bahwa yang dimaksud dengan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) adalah setiap perbuatan terhadap seseorang, terutama perempuan,

yang berakibat timbulnya kesengsaraan dan penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/atau penelantaran rumah tangga,

termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga.

Dalam definisi ini, korban kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya fihak peempuan saja.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X