• Selasa, 9 Agustus 2022

Keadilan Sosial, Konsep dan Nilai Positifnya

- Jumat, 3 Juni 2022 | 06:08 WIB
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M. Si. (Dok. Pribadi)
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M. Si. (Dok. Pribadi)

harianmerapi.com - Adil (‘adilun) menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai tidak berat sebelah,

tidak memihak, berpihak pada yang benar, berpegang pada kebenaran, sepatutnya, dan tidak sewenang-wenang.

Menurut ilmu akhlak adil ialah meletakan sesuatu pada tempatnya, memberikan atau menerima sesuatu sesuai haknya, dan menghukum yang jahat sesuai dengan kesalahan dan pelanggarannya.

Baca Juga: Mengaku Dukun Sakti, Korban Diajak Berhubungan Badan Selama 4 Tahun

Islam memerintahkan kepada kita agar berlaku adil kepada semua manusia, sebagaimana firman-Nya:

"Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar menegakkan keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapak dan kaum kerabatmu." (QS An-Nisa’: 135)

Dalam buku Konsep Keadilan dalam Al-Qur’an - Perspektif Quraish Shihab dan Sayyid Qutub, dikatakan bahwa konsep keadilan itu adalah:

(1) adil dalam arti sama; (2) adil di dalam arti seimbang; (3) adil di dalam arti perhatian terhadap hak-hak individu dan memberikan hak-hak itu kepada setiap pemiliknya; dan (4) adil di dalam arti ‘yang dinisbahkan kepada Allah’.

Baca Juga: Kejadian Horor Penghuni Kamar Belakang Rumah Sakit Ikut Menyambut Tamu dari Pusat

Al-qur’an secara spesifik menegaskan perilaku adil, yaitu: keadilan dalam menetapkan hukum (QS An Nisa’: 58),

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X