Waspada, hindari kebakaran pom mini

photo author
Hudono, Harian Merapi
- Rabu, 14 Januari 2026 | 11:00 WIB
Ilustrasi: Tim pemadam kebakaran memadamkan apis Karanganyar.  (Abdul Alim)
Ilustrasi: Tim pemadam kebakaran memadamkan apis Karanganyar. (Abdul Alim)

INI peringatan bagi pemilik warung kelontong yang menjual bensin eceran di pom mini agar lebih berhati-hati ketika melayani pembeli. Seperti terjadi baru-baru ini di Wonocatur Banguntapan Bantul, warung kelontong Madura ludes terbakar, dipicu percikan api di pom mini depan warung. Api cepat merembet dan membakar semua barang yang ada di warung. Kerugian ditaksir mencapi Rp 150 juta.

Peristiwa semacam itu sebenarnya jarang terjadi. Masih menjadi pertanyaan, apa yang menyebabkan percikan api di pom mini, yang kemudian merembet ke warung ? Apakah saat itu ada yang merokok ? Nampaknya tidak, karena di tempat pengisian BBM, baik mini maupun konvensional  ada larang keras merokok. Inilah yang perlu diselidiki agar kejadian serupa tidak terulang.

Dalam kasus tersebut, pemadaman sebenarnya sudah dilakukan namun dengan peralatan seadanya. Petugas pemadam baru datang ke lokasi ketika api sudah membesar dan barang-barang dagangan seperti rokok dan sebagainya sudah ludes dilalap api. Tentu ini menjadi pelajaran sangat berharga agar peristiwa serupa tidak terulang. Pemilik warung nampaknya juga sudah pasrah dengan musibah tersebut.

Baca Juga: Bersihkan Ranting, Warga Trihanggo Terjatuh dari Atap Rumah

Boleh disebut musibah ketika peristiwa itu benar-benar tidak terduga dan di luar perhitungan manusia. Saat itu, penjaga warung sedang mengisi BBM ke jeriken, dan tanpa menyadari ada percikan api yang dengan cepat menyebar ke mana-mana. Saat itu penjaga warung panik, sehingga tak mampu mengendalikan api yang terus membesar.

Jarak antara pom mini dengan warung memang hanya sejengkal, artinya sangat dekat, sehingga bila ada kobaran api, cepat merembet ke dalam warung. Jika demikian, maka perlu langkah antisipasi. Selain melonggarkan jarak antara pom dengan warung, juga perlu perlengkapan pemadam kebakaran portabel dan representatif. Sehingga, begitu ada percikan api, bisa langsung dipadamkan cepat.

Bila terjadi kebakaran, pemadaman memang harus dilakukan secara cepat, karena harus berkejaran dengan kecepatan api menyambar. Karena itu, alat pemadam kebakaran juga harus benar-benar memadai, bukan seadanya.

Baca Juga: DIY Perpanjang Bantuan Living Cost bagi 1.296 Mahasiswa Terdampak Bencana

Jangan sampai peristiwa serupa terulang lagi, mengingat masih banyak warung Madura yang dilengkapi pom mini. Harus dipastikan jarak aman antara pom dengan warung. Penting lagi, keselamatan manusia lebih dipentingkan ketimbang keselamatan barang. (Hudono)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sepuluh cara menjaga persaudaraan sejati

Sabtu, 18 April 2026 | 17:00 WIB

Menjaga kebersihan hati

Jumat, 17 April 2026 | 17:00 WIB

Tujuh Indikator Kebahagiaan Hidup

Jumat, 17 April 2026 | 06:02 WIB

Delapan golongan manusia yang dicintai Allah SWT

Rabu, 15 April 2026 | 17:00 WIB

Zaman Edan, dan Ruh yang Mencari Jalan Pulang

Rabu, 15 April 2026 | 16:10 WIB

Relaksasi dan Kompetensi WPOP di Era Coretax

Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB

Hikmah haji dan umrah

Selasa, 14 April 2026 | 17:00 WIB

Al-Quran tentang keutamaan bekerja keras

Senin, 13 April 2026 | 17:00 WIB

Guyub-Rukun demi Kedamaian

Senin, 13 April 2026 | 13:00 WIB

Hikmah Umrah dan Haji

Senin, 13 April 2026 | 07:00 WIB
X