Damkar Sukoharjo tangani 140 kejadian kebakaran selama tahun 2025, estimasi kerugian materiil Rp 9,8 Miliar

photo author
Wahyu Imam Ibadi, Harian Merapi
- Kamis, 8 Januari 2026 | 16:45 WIB
Arsip.Petugas Damkar Sukoharjo saat melakukan pemadaman api.  (Dok. Damkar Satpol PP Sukoharjo)
Arsip.Petugas Damkar Sukoharjo saat melakukan pemadaman api. (Dok. Damkar Satpol PP Sukoharjo)

HARIAN MERAPI - Pemadam Kebakaran (Damkar) Sukoharjo melakukan penanganan total 161 laporan kejadian kebakaran pada periode Januari hingga Desember 2025.

Rinciannya, 140 laporan kebakaran di wilayah Kabupaten Sukoharjo dengan estimasi kerugian materiil sebesar Rp 9.833.600.000 dan 21 laporan penanganan kebakaran di luar wilayah Kabupaten Sukoharjo dengan estimasi kerugian materiil Rp 82.659.900.000.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Margono, Kamis (8/1/2026) mengatakan, Damkar Sukoharjo melakukan penanganan kebakaran baik kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Sukoharjo dan membantu penanganan kebakaran di luar wilayah Kabupaten Sukoharjo.

Kebakaran terjadi disejumlah tempat mulai dari rumah tinggal, tempat usaha, pabrik, lahan kosong dan pekarangan.

Penanganan kebakaran di wilayah Kabupaten Sukoharjo pada periode Januari hingga Desember tahun 2025 tercatat ada 140 laporan.

Baca Juga: Dilakukan secara tertib dan terkontrol, ratusan kayu hanyutan siap dioptimalkan untuk warga di Aceh dan Sumut

Kebakaran terjadi disejumlah kecamatan dengan estimasi kerugian materil Rp 9.833.600.000. Nilai tersebut sangat besar berasal dari perkiraan dampak kebakaran yang harus ditanggung korban.

Damkar Sukoharjo juga membantu penanganan kebakaran di luar wilayah Kabupaten Sukoharjo seperti di daerah Kabupaten Klaten, Karanganyar, Boyolali, Wonogiri dan Kota Solo. Total ada 21 laporan kebakaran terjadi pada periode Januari hingga Desember 2025. Estimasi kerugian materiil Rp 82.659.900.000.

"Penanganan kebakaran di wilayah Kabupaten Sukoharjo ada 140 laporan dan di luar wilayah Kabupaten Sukoharjo ada 21 laporan," ujarnya.

Margono menambahakan, terkait penanganan kebakaran saat ini sangat mendesak dilakukan penambahan markas komando (Mako) Damkar di wilayah Kecamatan Kartasura. Hal ini untuk mempercepat penanganan kejadian kebakaran.

Rencana pembangunan Mako Damkar di wilayah Kecamatan Kartasura pada tahun 2026 ditunda. Penundaan tersebut merupakan dampak pemangkasan anggaran dari pusat.

Baca Juga: Waspada Modus Kejahatan, Ini Tips Aman Bertransaksi dengan Kartu Kredit BRI

Keputusan tersebut diketahui setelah dilakukan rapat badan anggaran (Banggar) II melibatkan Pemkab dan DPRD Sukoharjo pada Oktober tahun 2025 lalu. Pembangunan Mako Damkar Kartasura rencananya akan diajukan lagi pada anggaran tahun 2027 mendatang.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Sunarto, mengatakan, sudah dipastikan rencana pembangunan Mako Damkar Sukoharjo tahun 2026 ditunda. Hal tersebut karena dampak adanya efisiensi dan pemangkasan anggaran.

"Rencana pembangunan Mako Damkar Kartasura pada tahun 2026 ditunda. Tidak ada anggaran karena adanya efisiensi. Tahun 2027 akan diajukan lagi usulan pembangunan," ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Pemkab Sukoharjo awasi ketat ASN saat WFH

Minggu, 12 April 2026 | 12:00 WIB
X