Muhammadiyah Karanganyar Fokus Efisiensi Mobilitas, Tegaskan Tak Terapkan WFH

photo author
Tim HMcom01, Harian Merapi
- Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB
Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arif Babheir (Foto: Abdul Alim)
Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arif Babheir (Foto: Abdul Alim)

HARIAN MERAPI – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar memastikan seluruh operasional di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), terutama sektor pendidikan dan kesehatan, tetap berjalan normal tanpa kebijakan Work From Home (WFH). Hal itu ditegaskan oleh Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arif Babheir, pada Senin (13/4/2026).

Menanggapi wacana WFH yang tengah digalakkan pemerintah, Arif Babher menjelaskan bahwa karakteristik layanan Muhammadiyah menuntut kehadiran fisik untuk menjaga kualitas. Menurutnya, interaksi langsung dalam dunia pendidikan dan kesehatan tidak dapat digantikan sepenuhnya oleh sistem daring.

"Amal usaha Muhammadiyah itu bersifat pendidikan dan kesehatan. Mengajar dari rumah dengan hadir di kelas itu tentu berbeda. Maka di Karanganyar maupun secara nasional, belum ada instruksi untuk menerapkan WFH," ujar Arif Babher.

Baca Juga: SMP Negeri 3 Godean Sleman terapkan berbagai hal untuk mendukung Program Adiwiyata

Ia juga menepis adanya sistem pembatasan atau jadwal bergilir bagi tenaga pendidik. Seluruh staf dan guru tetap menjalankan tugas seperti biasa guna memastikan layanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Meski tetap menginstruksikan kehadiran fisik, PDM Karanganyar tetap responsif terhadap tantangan krisis energi global. Arif Babher menekankan bahwa organisasi kini tengah memperketat protokol efisiensi mobilitas.

"Langkah konkret kami adalah efisiensi mobilitas. Jika tidak penting sekali, kami tidak melakukan perjalanan. Mengingat krisis bahan bakar saat ini, kita harus bijak karena Indonesia sendiri masih impor," imbuhnya.

Baca Juga: Al-Quran tentang keutamaan bekerja keras

Kebijakan ini diambil agar penghematan energi dapat tercapai tanpa harus mengurangi produktivitas amal usaha. Katanya, pengurangan perjalanan yang tidak mendesak menjadi kunci utama PDM Karanganyar dalam menyikapi sulitnya ketersediaan energi saat ini. (Lim) *

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Pemkab Sukoharjo awasi ketat ASN saat WFH

Minggu, 12 April 2026 | 12:00 WIB
X