• Rabu, 7 Desember 2022

Penting diperhatikan, BMKG : Cianjur secara umum tersusun oleh endapan kuarter

- Senin, 21 November 2022 | 20:40 WIB
Sebuah bagunan perkantoran rusak akibat gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). (ANTARA/Ahmad Fikri)
Sebuah bagunan perkantoran rusak akibat gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). (ANTARA/Ahmad Fikri)

 

HARIAN MERAPI - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan sebaran pemukiman penduduk yang terlanda guncangan gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terletak pada kawasan rawan bencana gempa bumi tinggi.

"Morfologi wilayah tersebut pada umumnya berupa dataran hingga dataran bergelombang, perbukitan bergelombang hingga terjal yang terletak pada bagian tenggara Gunung Gede," demikian keterangan resmi Badan Geologi yang dikutip di Jakarta, Senin (21/11/2022).

Wilayah Kabupaten Cianjur secara umum tersusun oleh endapan kuarter berupa batuan rombakan gunung api muda (breksi gunung api, lava, tuff) dan aluvial sungai. Sebagian batuan rombakan gunung api muda tersebut telah mengalami pelapukan.

Baca Juga: Gempa Cianjur, ini imbauan BMKG kepada masyarakat agar terhindar dari bencana susulan

Endapan kuarter tersebut pada umumnya bersifat lunak, lepas, belum kompak (unconsolidated) dan memperkuat efek guncangan, sehingga rawan gempa bumi.

Selain itu, pada morfologi perbukitan bergelombang hingga terjal yang tersusun oleh batuan yang telah mengalami pelapukan, berpotensi terjadi gerakan tanah yang dapat dipicu oleh guncangan gempa bumi kuat dan curah hujan tinggi.

Berdasarkan posisi lokasi pusat gempa bumi, kedalaman, dan data mekanisme sumber dari BMKG dan GFZ Jerman, maka kejadian gempa bumi ini diakibatkan oleh aktivitas sesar aktif. Keberadaan sesar aktif tersebut hingga kini belum diketahui dengan baik karakteristiknya.

Menurut Badan Geologi, kejadian gempa bumi tersebut diperkirakan berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya sesar permukaan dan bahaya ikutan (collateral hazard) berupa retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi.

Baca Juga: BMKG kerahkan tiga tim tangani bencana gempa Cianjur, apa saja tugasnya

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Status Gunung Semeru naik ke level IV menjadi awas

Minggu, 4 Desember 2022 | 15:29 WIB
X