• Kamis, 1 Desember 2022

Tiga mahasiswa STAI Al-Amin Kediri tewas tergulung ombak di Pantai Klui Lombok Utara

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 19:00 WIB
Tim SAR membawa tiga jenazah mahasiswa STAI Al-Amin Kediri, Kabupaten Lombok Barat, ke Puskesmas Nipah, Kabupaten Lombok Utara, NTB, Minggu (2/10/2022).  (ANTARA/HO-Basarnas)
Tim SAR membawa tiga jenazah mahasiswa STAI Al-Amin Kediri, Kabupaten Lombok Barat, ke Puskesmas Nipah, Kabupaten Lombok Utara, NTB, Minggu (2/10/2022). (ANTARA/HO-Basarnas)

HARIAN MERAPI - Tiga orang mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di Pantai Klui, Kabupaten Lombok Utara, Minggu (2/9/2022), sekitar pukul 16.30 Wita.

Hubungan Masyarakat Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram I Gusti Lanang Wisnuwandana, yang dihubungi di Mataram, Minggu, membenarkan peristiwa meninggalnya tiga orang mahasiswa di Pantai Klui tersebut.

"Korban ada lima orang mahasiswa, dua orang berhasil diselamatkan, sedangkan tiga orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Semua korban sudah dievakuasi ke Puskesmas Nipah, Kabupaten Lombok Utara," katanya seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Malang, polisi evaluasi penggunaan gas air mata

Ketiga orang korban meninggal dunia, yakni Eibra Alby Alqy Iqsan (19) asal Kediri, Dedi Irawan (19) asal Sekotong, dan Awan Purwanto (19) dari Jonggat.

Menurut keterangan salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Denny F Anggoro, kelima korban merupakan bagian dari rombongan mahasiswa baru STAI Al-Amin Kediri yang sedang melakukan kegiatan di Pantai Klui Kabupaten Lombok Utara.

Seluruh rombongan sudah bersiap untuk pulang, namun lima orang mahasiswa memilih mandi di pantai. Kemudian tidak berselang lama, mereka tiba-tiba melambaikan tangan minta tolong setelah tergulung ombak.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Malang, DVI Polri catat data sementara korban meninggal 125 orang

"Melihat korban melambaikan tangan dan berteriak minta tolong, warga yang ada di pantai menuju ke tengah laut. Kemudian satu per satu korban ditemukan dan diangkut ke daratan menggunakan papan selancar," kata Denny.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X