• Jumat, 21 Januari 2022

Remaja 14 Tahun di Sumatera Selatan Buang Bayi yang Baru Dilahirkan, Alasannya Malu Hamil di Luar Nikah

- Rabu, 10 November 2021 | 16:35 WIB
Pelaku SRN (14) yang membuang anak kandungnya setelah dilahirkan saat diinterogasi personel Satreskrim Polres Musi Rawas (Foto: ANTARA/Dokumenasi Polres Musi Rawas )
Pelaku SRN (14) yang membuang anak kandungnya setelah dilahirkan saat diinterogasi personel Satreskrim Polres Musi Rawas (Foto: ANTARA/Dokumenasi Polres Musi Rawas )

PALEMBANG,harianmerapi.com-Sepasang remaja berusia 16 tahun dan 14 tahun nekat Membuang bayi hasil hubungan mereka yang baru saja dilahirkan. Pemicunya, mereka malu karena kehamilan itu. Polisi pun bertindak mengamankan keduanya.

Hingga Rabu (10/11/2021), kedua pelaku diamankan personel Polres Musi Rawas, Sumatera Selatan. Menurut keterangan, dua pelaku yang diamankan adalah YA (16) dan SRN (14), warga Dusun 4 Bandung Raya, Desa Suka Raya, Kecamatan Suku Tengah Lakitan Ulu Terawas, Musi Rawas.

Kasat Reskrim Polres Musi Rawas AKP Dedi Rahmad Hidayat di Muara Beliti Rabu, mengatakan penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat tentang penemuan seorang bayi perempuan pada Selasa (9/11/2021) petang.

Baca Juga: Pembuang Bayi di Wisata Danau Sipin Jambi Ternyata Ibu Kandungnya

Bayi yang baru dilahirkan tersebut ditemukan tergeletak di belakang rumah warga desa berinisial B (66) dalam keadaan masih terlilit tali pusar dan ari-ari di tubuhnya.

“Lalu bayi malang tersebut diamankan ke bidan setempat, dan warga mengadukan kasus tersebut ke kepolisian,” kata dia.
Menurut Dedi, petugas langsung penyelidikan untuk mengetahui siapa orangtua bayi tersebut dengan melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi.

Hasilnya petugas mendapatkan informasi dugaan yang mengarah kepada kedua pelaku tersebut. Pelaku dijemput di rumahnya yang tidak jauh dari TKP penemuan bayi, lalu mereka diperiksa petugas di mapolres.

Baca Juga: Bayi Baru Lahir Tak Disarankan Diberi Minyak Telon, Ini Sebabnya

“Berdasarkan keterangannya kepada petugas, SRN membenarkan itu adalah bayinya dari hasil hubungan intimnya dengan YA,” ujarnya.

Atas perbuatan tersebut mereka disangkakan melanggar Pasal 305, 308 KUHP tentang orangtua yang melakukan pembuangan bayi beberapa lama sesudah dilahirkan dengan maksud terbebas dari pemeliharaan anak itu, dihukum pidana penjara sebanyak-banyaknya lima tahun enam bulan.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sukabumi dan Sekitarnya Diguncang Gempa Magnitudo 5,4

Senin, 17 Januari 2022 | 08:50 WIB
X