Delapan Pelaku Pinjol yang Ditangkap Polda Jabar Ajukan Praperadilan, Gugat Status Tersangka

- Sabtu, 6 November 2021 | 18:38 WIB
Pengadilan Negeri Bandung. (Foto: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Pengadilan Negeri Bandung. (Foto: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

BANDUNG,harianmerapi.com-Sebanyak 8 tersangka kasus pinjaman online (pinjol) yang diungkap Polda Jawa barat mengajukan praperadilan. Mereka menggugat status tersangka yang sudah ditetapkan.

Hal ini dibenarkan Pengadilan Negeri (PN) Bandung yang menyebut tersangka kasus pinjaman "online" (pinjol) hasil pengungkapan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat mengajukan gugatan praperadilan.

"Memang sudah diterima oleh pengadilan praperadilannya, hakimnya sudah ditunjuk," kata Humas PN Bandung Wasdi Permana di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (6/11/2021).

Baca Juga: Maraknya Korban Pinjol Ilegal, YLBH Garuda Kencana Indonesia DIY Buka Posko Pengaduan

Adapun gugatan praperadlan perkara pinjol ilegal itu terdaftar dengan nomor perkara 15/Pid.Pra/2021/PN Bdg. Dalam gugatan tersebut disebutkan termohonnya yakni Subdit V Ditreskrimsus Polda Jawa Barat.

Menurut Wasdi, isi gugatan itu yakni tersangka melalui kuasa hukumnya ingin membuktikan bahwa penetapan tersangka itu tidak sah.

Namun ia belum bisa menyebutkan secara rinci siapa saja tersangka yang mengajukan praperadilan tersebut. Namun menurutnya sidang praperadilan itu bakal digelar dalam waktu dekat.

Baca Juga: 116 Pinjol Ilegal Ditutup Satgas Waspada Investasi, Berikut Daftarnya Agar Masyarakat Tidak Terkecoh Lagi

"Sidangnya Senin atau kapan gitu. Pokoknya, pekan depan," kata dia. Pada kasus pinjol ilegal ada delapan orang yang dinyatakan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat. Para tersangka itu mulai dari manajer senior perusahaan, hingga koordinator penagih hutang.

Delapan orang tersangka itu berinisial RSS, GT, AZ, RS, MZ, EA, EM, dan AB. Polisi menjerat mereka dengan pasal berlapis, mulai dari pasal soal UU ITE, UU Perlindungan Konsumen, Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), pasal soal pemerasan, dan pasal lainnya.*

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X