• Jumat, 22 Oktober 2021

Sopir di Kulonprogo Ditangkap Polisi Usai Gadaikan Mobil Rental untuk Beli Motor

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 21:11 WIB
Polisi memproses penangkapan seorang sopir yang menggelapkan mobi rental. (Foto: Humas Polres Kulon Progo)
Polisi memproses penangkapan seorang sopir yang menggelapkan mobi rental. (Foto: Humas Polres Kulon Progo)

KULON PROGO, harianmerapi.com - Seorang sopir warga Kriyan, Karangwuni Wates, Kulon Progo, IRK (21), harus berurusan dengan polisi setelah menggelapkan mobil milik Bagas Irvan Santoso (33) warga Bojong Panjatan.

Mobil yang dirental dari Bagas, digadaikan IRK kemudian uangnya digunakan untuk membeli motor.
Kasubbag Humas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jeffry menyampaikan, kasus penipuan dan penggelapan ini bermula saat IRK menyewa mobil Bagas pada 7 Oktober 2021. Kepada Bagas, IRK beralasan menyewa mobil untuk mengurus surat nikah.

"Terjadi kesepakatan antara keduanya, yakni sewa mobil selama satu hari dengan biaya rental Rp 250.000," kata Jeffry, Rabu (13/10/2021).

Baca Juga: Buronan Kasus Penipuan Rp Rp233 Miliar Dibekuk Bareskrim Polri, Ini Para Korbannya

Namun, mobil yang disewa IRK tak kunjung dikembalikan kepada Bagas bahkan sampai empat hari. Selain itu, uang sewa kendaraan juga belum dibayar IRK.

"Pada Senin (11/10/2021), korban justru mendapat informasi bahwa terlapor diamankan warga karena membuat keributan di daerah Semanu, Gunungkidul. Korban kemudian mengecek ke Semanu dan mendapat pengakuan dari terlapor bahwa mobil yang disewa telah digadaikan," urai Jeffry.

IRK menggadaikan mobil Bagas kepada seseorang di Wonosobo, Jawa Tengah senilai Rp 10 juta. Uang hasil gadai tersebut kemudian digunakan untuk membeli motor matic.

"Korban kemudian mengamankan pelaku dan membawanya ke Polsek Panjatan untuk diproses hukum," imbuh Jeffry.

Baca Juga: Dugaan Penipuan Yang Melibatkan Putri Penyanyi Nia Daniaty Sudah Masuk Polda Metro Jaya

Akibat peristiwa ini, Bagas mengalami kerugian satu mobil senilai Rp 150 juta. Bersama pelaku, turut diamankan motor yang digunakan untuk jaminan rental dan motor yang dibeli menggunakan uang hasil menggadaikan mobil rental.
"Kasus ini masih kami dalami," kata Jeffry.*

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X