• Rabu, 8 Desember 2021

Curi 11 Kotak Infak untuk Jajan dan Beli Rokok

- Selasa, 14 September 2021 | 17:22 WIB
 Kotak infak yang dicuri pelaku diamankan sebagai barang bukti. (Foto: Humas Polsek Mlati)
Kotak infak yang dicuri pelaku diamankan sebagai barang bukti. (Foto: Humas Polsek Mlati)

SLEMAN,harianmerapi.com-Aksi pencurian 11 kotak infak yang dilakukan empat pelajar di Sleman direncanakan dengan matang. Mereka berbagi tugas. Uang hasil pencurian infak kemudian dipakai foya-foya, salah satunya beli rokok.

Kapolsek Mlati Kompol Tony Priyanto SIK melalui Kanit Reskrim Iptu Noor Dwi Cahyanto SH, Selasa (14/9/2021) menjelaskan, keempat pelaku yang diamankan yakni LR (17), MR (17), SA (16) dan RG (15).

Dijelaskan, tiap beraksi mereka datang ke masjid berboncengan mengendarai dua unit motor dengan alat yang sudah disiapkan.

Baca Juga: Empat Pelajar di Sleman Berkomplot Curi 11 Kotak Infak Masjid

Tiba di depan masjid, SA turun dan masuk ke dalam, sedangkan tiga pelaku lainnya menunggu di luar sambil mengawasi situasi. Berhasil membobol satu kotak infak, mereka kemudian kabur.
"Agar tidak ada yang curiga, kotak infak oleh pelaku ditutup menggunakan sarung," ujar Iptu Noor Dwi.

Keempatnya dibekuk di lJalan Letkol Subadri, Mlati setelah dipergoki oleh warga yang sedang ronda.

Dijelaskan Iptu Noor Dwi, dari hasil penyidikan, terungkap jika keempat pelaku sengaja mencari sasaran kotak infak masjid. Sebelum mencuri, mereka sudah mempersiapkan diri dengan membawa peralatan yang digunakan untuk memudahkan aksi.

"Saat ditangkap, kami berhasil mengamankan barang bukti yang digunakan untuk beraksi yakni palu dan betel besi. Mereka juga melengkapi diri dengan clurit bergagang kayu, diakui untuk jaga diri," ungkapnya.

Baca Juga: Uang Infak Masjid di Yogya Selama 2 Tahun Dicuri, Jumlahnya Rp 50 Juta

Kepada polisi, para pelaku mengaku uang hasil kejahatan mereka dipakai untuk foya-foya. "Menurut pengakuan, uang hasil kejahatan mereka gunakan untuk jajan, membeli rokok, makan serta membeli bensin. Perbuatan para pelaku ini melanggar Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan," tandasnya.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Terkini

X