HARIAN MERAPI - Para orang tua jangan lengah mengawasi anaknya bermain.
Di Gorontalo Utara, seorang anak tersengat listrik saat bermain di Pekan Raya UMKM yang digelar pemerintah daerah setempat di Taman Rakyat Molingkapoto pada Sabtu malam.
Saat itu, korban bernama Mentari Mahmud (12) seorang siswa kelas enam Sekolah Dasar Negeri (SDN) 8 Gorontalo Utara sedang bermain di belakang panggung utama di lokasi pameran.
Baca Juga: Begini cara mengenali hoaks dan ujaran kebencian jelang Pemilu 2024
Insiden tersebut diunggah beberapa akun media sosial melalui siaran langsung facebook. Kejadian terjadi sekitar pukul 22.00 WITA.
Keterangan dari pihak keluarga Emus Blongkod mengatakan peristiwa naas tersebut terjadi saat Mentari Mahmud (12) bermain di belakang panggung pameran.
Mentari bermaksud bermain ayunan yang ada di sekitar lokasi tersebut.
Menurut keterangan Mentari, ia menyangka meraih dahan pohon namun ternyata memegang kabel listrik dalam kondisi terbuka.
Anak itu tersengat listrik sekitar sepuluh menit lamanya dan dilihat oleh para pengunjung, namun mengira ada seseorang yang sementara melakukan gantung diri.
Baca Juga: Begini penjelasan Kemenkominfo soal perubahan pasal tentang pencemaran nama baik di RUU ITE
Para pengunjung kaget ternyata yang terjadi adalah seorang anak tersengat dan sedang tergantung di kabel listrik.
"Para pengunjung sempat takut memberi pertolongan karena hujan gerimis sehingga dikhawatirkan ikut tersengat. Kemudian beberapa orang berupaya mengambil dahan dan berupaya menggapai Mentari hingga jatuh," kata Emus yang merupakan paman Mentari.
Kondisi Mentari membaik setelah dibawa ke Rumah Sakit Zainal Umar Sidiki untuk penanganan medis.
Mentari mengalami luka bakar di tangan sebelah kiri tepatnya di antara jari selebar diperkirakan 0,5 senti meter.
Baca Juga: Begini pertolongan pertama pada anak yang mengalami diare
Luka tersebut sementara dikompres untuk pendinginan dan mendapatkan penanganan medis lainnya di instalasi Unit Gawat Darurat (UGD).