Sekolah Rakyat Menengah Atas di Sleman pengaruhi target kuota siswa sekolah swasta?

photo author
Koko Triarko, Harian Merapi
- Jumat, 4 Juli 2025 | 09:30 WIB
Kepala Sekolah Muhammadiyah 1 Prambanan Sri Nurul Harjanti Marpiyanti Purbogriyanti ST, saat meninjau pelaksanaan SPMB di sekolahnya, Kamis (3/6/2025). ( Foto: Koko Triarko)
Kepala Sekolah Muhammadiyah 1 Prambanan Sri Nurul Harjanti Marpiyanti Purbogriyanti ST, saat meninjau pelaksanaan SPMB di sekolahnya, Kamis (3/6/2025). ( Foto: Koko Triarko)

"Kita optimia, hinggw sepekan ke depan target kuota siswa pada SPMB 2025-2026 ini bisa tercapai," katanya

Namun demikian, pihaknya masih harus mengantisipasi adanya pencabutan pendaftaran calon siswa. Hal ini menurutnya mungkin terjadi karena calon siswa tersebut masuk ke sekolah negeri lewat jalur cadangan.

Sri Nurul Harjanti Marpiyanti Purbogriyanti ST, menyatakan pula, jika berkaca pada pengalaman tahun sebelumnya jumlah siswa di sekolahnya bisa melebihi target kuota, yaitu sebanyak 153 orang siswa.

Saat ini, jumlah siswa SMA Muhammadiyah 1 Prambanan Tahun Pelajaran 2024-2025 mencapai 385 orang. Mereka berasal dari sejumlah wilayah seperti Prambanan, Kalasan, Cangkringan, Berbah, sebagian Klaten, dan lainnya.

Baca Juga: Himpunan Artis Musik Keroncong Bakal Semarakkan Hari Jadi Salatiga ke-1.275 dan Gerebeg Keroncong

Dengan jumlah guru sebanyak 27 orang, dan 9 karyawan, SMA Muhammadiyah 1 Prambanan juga menerapkan Kurikulum Merdeka.

"Kemudian setelah di Kelas XI, mulai ada penjurusan sesuai minat siswa. Kita ada jurusan teknik, kesehatan, dan sosial," pungkas Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Prambanan, tersebut.*

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X