Soal ASPD Tingkat SMP Diduga Bocor, Wali Kota Yogyakarta Tegaskan Harus Diusut Tuntas

photo author
Wahyu Turi Krisanti, Harian Merapi
- Jumat, 9 Mei 2025 | 08:30 WIB
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo beserta Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan usai acara Serah Terima Jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Yogyakarta di Balai Kota Yogyakarta, Senin (3/3/2025)  (ANTARA/Luqman Hakim)
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo beserta Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan usai acara Serah Terima Jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Yogyakarta di Balai Kota Yogyakarta, Senin (3/3/2025) (ANTARA/Luqman Hakim)

 

HARIAN MERAPI - Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo meminta kasus dugaan kebocoran soal Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) matematika tingkat SMP untuk diusut tuntas.

Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta untuk menelurusi kebenaran dugaan masalah tersebut. Mulai dari pembuat soal dan pihak mana yang membocorkan soal, hingga tingkat kemiripan antara soal yang diujikan dan yang diduga bocor.

Baca Juga: Disdikpora DIY Usut Dugaan Kebocoran Soal ASPD di SMP Negeri 10 Yogyakarta

"Terus apakah soalnya persis antara yang dibocorkan sama yang keluar, itu juga penting, karena kalau tidak persis kan ya apa itu dianggap bocor, hal-hal seperti itu saya minta dipelajari. Kalau persis, misalnya angkanya persis kalimatnya persis berarti kemungkinan bocor. Tetapi menurut saya tolong ditelusur dulu, asal muasal seperti apa," kata Hasto di Yogya, Kamis (8/5).

Jika hasilnya didapati bahwa memang terjadi kebocoran soal ASPD, pihaknya meminta agar ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Selain merugikan banyak orang, utamanya para pelajar, menurutnya kasus ini juga mencoreng nama Yogyakarta sebagai kota pendidikan.

Baca Juga: Program MBG di Kotegede Mendadak Mandek, Wali Kota Yogyakarta Langsung Kontak Pusat

"Ya sesuai ketentuan yang ada saja, itu kan sudah ada regulasinya, ada pasal-pasalnya, ada aturannya," terangnya.

"Kalau ada soal bocor di suatu wilayah saya kira wilayah itu ikut merasa prihatin. Kami pun sebagai Wali Kota juga prihatin kalau seandainya ada guru yang betul-betul melakukan suatu tindakan yang di luar ketentuan," imbuhnya.

Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori mengatakan bahwa saat ini Pemda DIY dan Pemkot Yogyakarta tengah melakukan penelurusan untuk mencari fakta-fakta berkaitan isu kebocoran soal ASPD. Nantinya dari hasil penelusuran akan dijadikan dasar untuk mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Kapolri: Judol Jadi Kasus Kejahatan Siber Terbanyak Selama 2024

"Pemerintah Kota Yogyakarta berkomitmen untuk menegakkan peraturan yang berlaku," kata Budi, Rabu (7/5).

Ia menambahkan, ASPD tingkat SMP/MTs dilaksanakan serentak se-DIY pada 5-7 Mei 2025 berdasarkan Prosedur Operasional Standar (POS) yang ditetapkan Disdikpora DIY.

Adapun mata pelajaran yang diujikan antara lain Literasi Membaca (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris), Literasi Numerik (Matematika), dan Literasi Sains (IPA). Seluruhnya dilaksanakan berbasis komputer secara online maupun semi online.

Baca Juga: Polisi Amankan Tiga Pelaku Penganiayaan Driver Ojek Online di Bundaran UGM, Ini Motifnya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X