Tolak RUU Kesehatan, dokter dan perawat geruduk DPRD Karanganyar

- Senin, 28 November 2022 | 15:55 WIB
Audiensi IDI ke DPRD Karanganyar.  (Abdul Alim)
Audiensi IDI ke DPRD Karanganyar. (Abdul Alim)

HARIAN MERAPI - Kalangan profesi medis menggeruduk kantor DPRD Karanganyar, Senin (28/11/2022). Mereka yang terdiri dari dokter, perawat, dokter gigi dan apoteker ini mendesak wakil rakyat untuk menyampaikan aspirasi menolak Rancangan Undang-undang (RUU) Kesehatan (Omnibus Law).

Perwakilan dari massa diterima Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Bagus Selo didampingi Wakil Ketua DPRD, Rohadi Widodo.

Wakil Ketua IDI Karanganyar, Kasiman mengatakan pembahasan RUU Kesehatan (omnibus law) dinilai sangat tidak transparan dan tidak sesuai dengan ketentuan pembentukan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga: Gelar simulasi pelacakan narkoba, anjing pelacak dikerahan sisir kompleks sekolah SMPN 5 Jogja

Bahkan terindikasi bermuatan kapitalis kesehatan yang mengorbankan kepentingan kesehatan rakyat.

"Peran organisasi profesi kami dikebiri. Contohnya, dulunya perpanjangan izin praktik dokter harus rekomendasi IDI. Namun sekarang dengan RUU Kesehatan Omnibus Law, pemohon harus langsung melalui Kemenkes. Begitu juga dengan dokter dari luar negeri atau asing melalui Kemenkes. IDI tak lagi memberikan rekomendasi," katanya.

Ia khawatir jika semua permohonan profesi melalui Kemenkes, maka tak ada yang mengawasi. IDI sama sekali sudah tak berperan.

Dia berharap pimpinan DPRD Karanganyar menyampaikan aspirasinya ke DPR RI. IDI Karanganyar menolak RUU Kesehatan tersebut.

Baca Juga: Lomba membaca kitab kuning wujud dukungan PKS kepada para santri

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

722 Atlet Ikuti Sukoharjo Karate Open Championship

Minggu, 29 Januari 2023 | 13:05 WIB

Peringatan Hari Gizi, momen bangkit tangani stunting

Kamis, 26 Januari 2023 | 20:25 WIB
X