Jelang Natal dan Tahun Baru, tukang parkir di Jogja mendapat pembinaan petugas

- Rabu, 23 November 2022 | 14:20 WIB
Petugas parkir Yogyakarta mendapat pembinaan petugas.  (Samento Sihono)
Petugas parkir Yogyakarta mendapat pembinaan petugas. (Samento Sihono)

HARIAN MERAPI - Guna mewujudkan Kota Yogyakarta nyaman menjelang Natal dan tahun baru 2023 bagi wisatawan, Forum Komunikasi Petugas Parkir Yogyakarta (FKPPY) mendapat pembinaan dari Dishub Yogya.

Hadir dalam forum group disscusion (FGD) Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho, Kasi Satpol PP Yogya Ahmad Hidayat dan Kanit I Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda DIY Kompol Andrianus Wilmar SH.

Dalam FGD itu, juru parkir diminta tetap menaati ketentuan tarif parkir selama Natal dan libur tahun baru 2023.

Baca Juga: Teman pria baru gondol sepeda motor dan uang, berawal kenalan lewat medsos

Juru parkir diimbau tidak memanfaatkan kesempatan itu sebagai alasan menaikkan tarif parkir sepihak.

"Tarif parkir sudah ada ketentuannya, khususnya tarif parkir tepi jalan umum. Jangan menaikkan tarif sembarangan," kata Agus, dalam FGD di Yogyakarta, Rabu (23/11/2022).

Jika menemukan pelanggaran tarif parkir, konsumen diminta untuk melaporkannya ke pihak terkait yaitu Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta. Terhadap petugas parkir nakal, nantinya akan diberikan pembinaan.

"Tentunya akan ada pembinaan yang diberikan dan penertiban jika ada juru parkir yang menaikkan tarif tidak wajar," katanya.

Baca Juga: Dua jenazah korban longsor Candirejo Gunungkidul berhasil ditemukan tim SAR gabungan tadi malam

Bila sudah ada unsur pemaksaan untuk membayarkan tarif parkir sesuai keinginan juru parkir, maka hal tersebut sudah masuk dalam ranah pemaksaan dan bisa dilaporkan ke kepolisian agar ditindaklanjuti.

Sehingga diharapkan dalam libur Natal dan tahun baru nanti, tukang parkir diimbau menggunakan seragam, pakai karcis dan berperilaku baik terhadap wisatawan. Jangan sampai menaikan harga parkir yang itu ilegal.

"Terhadap masyarakat juga, pada saat parkir dilihat juru parkir dan tempatnya. Jangan sampai ada tempat larangan parkir, tapi tetap parkir. Sehingga ada yang memanfaatkan menarik uang parkir," ucapnya.

Baca Juga: Khawatir gagal wujudkan KLA, Bupati Bantul ajak panewu dan lurah cegah pernikahan dini

Sementara itu Ketua FKPPY Ignatius Hanarto menyambut baik upaya yang dilakukan pemerintah dan kepolisian dalam hal parkir. Sehingga hasil dalam diskusi tersebut bisa menjadi acuan para tukang parkir di Yogyakarta.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X