Khawatir gagal wujudkan KLA, Bupati Bantul ajak panewu dan lurah cegah pernikahan dini

- Rabu, 23 November 2022 | 11:00 WIB
Bupati Abdul Halim Muslih saat memberikan sambutan pengarahan kepada panewu dan lurah untuk mewujudkan Kapanewon dan Kelurahan Layak Anak. (Foto-Yusron Mustaqim)
Bupati Abdul Halim Muslih saat memberikan sambutan pengarahan kepada panewu dan lurah untuk mewujudkan Kapanewon dan Kelurahan Layak Anak. (Foto-Yusron Mustaqim)

HARIAN MERAPI - Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih mengajak panewu dan lurah untuk mencegah terjadinya pernikahan dini di Kabupaten Bantul.

Bila hal ini tidak bisa dicegah maka Bantul gagal menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA).

"Sesuai informasi dari Pengadilan Agama, pernikahan dini di Kabupaten Bantul sangat banyak. Karena kecelakaan banyak anak yang terpaksa dinikahkan," ujar Halim disela-sela Focus Group Discussion (FGD) Kapanewon dan Kelurahan Layak Anak di Gedung Induk Lantai III Pemkab Bentul, Selasa (22/11/2022).

Baca Juga: 35 anggota kontingen dari Bantul ikuti Pospenas IX, ini pesan Bupati Abdul Halim Muslih

Banyaknya pernikahan dini anak-anak ini diketahui dengan banyaknya jumlah permohonan dispensasi nikahi.

Yang memprihatinkan pemohon berasal dari kalangan SMP maupun SMA.

Bila dibiarkan akan berpotensi Bantul gagal jadi Kabupaten Layak Anak.

Padahal sampai saat ini telah mencapai predikat Nindya.

Baca Juga: Laga uji coba di Spanyol, dicukur Valerenga Fotball 4-0, Timnas U-20 telan kekalahan ketiga

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X