SD dan balai desa di Dukuhseti Pati disegel pemilik tanah, kalangan dewan prihatin

- Senin, 7 November 2022 | 13:05 WIB
SDN dan balai desa di Dukuhseti disegel oleh pihak yang menyatakan sebagai pemilik tanah.  (Alwi Alaydrus)
SDN dan balai desa di Dukuhseti disegel oleh pihak yang menyatakan sebagai pemilik tanah. (Alwi Alaydrus)

HARIAN MERAPI - Kejadian penyegelan sekolah dasar (SD) dan balai desa (baldes) Dukuhseti Pati oleh pemilik tanah, memantik keprihatinan kalangan dewan.

Sejumlah anggota legislatif, baik DPRD Pati hingga DPR RI meminta agar Pemkab Pati segera menyelesaikan kasus penyegelan SD dan balai desa tersebut.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, kepemilikan tanah 2.500 meter yang di atasnya berdiri balai desa Dukuhseti dan gedung SD Negeri 2 Dukuhseti, disegel pihak keluarga Sunari bin Tanus sebagai atas nama Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah nomor 342 yang terbit tahun 1964.

Baca Juga: Industri tekstil bermasalah FPB Sukoharjo catat 3.000 buruh terkena PHK

Diawali kedatangan beberapa orang keluarga Sunari menyegel pintu gerbang sekolah dan balai desa pada Minggu (6/11/2022).

Mereka kemudian memasang bambu dan ditempeli tulisan, yang memberitahukan larangan segala bentuk aktivitas.

“Kami segel dulu sampai ada titik temu penyelesaian,” ucap pengacara pemilik tanah, Saiful Rizal.

Ditambahkan, pihaknya sudah dua kali mengirim surat somasi kepada pemerintah, namun tidak pernah ditanggapi.

Baca Juga: Tokoh masyarakat Penajam minta Otorita IKN Nusantara beri kompensasi lahan warga, ini konsekuensinya

"Klien kami, sejak 1964 tidak pernah mendapat hak-hak atas tanah yang dimilikinya,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X