• Rabu, 30 November 2022

Raih predikat UHC, Pemkab Sleman tingkatkan kerja sama dengan BPJS Kesehatan

- Selasa, 27 September 2022 | 19:20 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Sleman Cahya Purnama (kiri) dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sleman M Idar Aries Munandar menunjukkan penandatanganan rencana kerja kepesertaan JKN  (Dok. BPJS Kesehatan Cabang Sleman )
Kepala Dinas Kesehatan Sleman Cahya Purnama (kiri) dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sleman M Idar Aries Munandar menunjukkan penandatanganan rencana kerja kepesertaan JKN (Dok. BPJS Kesehatan Cabang Sleman )

HARIAN MERAPI - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Sleman bersama Pemerintah Kabupaten Sleman menandatangani rencana kerja tentang Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional bagi penduduk Kabupaten Sleman dalam rangka Universal Health Coverage (UHC).

Penandatanganan dilakukan antara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Cahya Purnama dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sleman M Idar Aries Munandar di Ruang Rapat Kantor Bupati Sleman, Senin (26/9/2022).

Dalam sambutannya, M Idar Aries Munandar menyampaikan, penandatanganan rencana kerja ini merupakan wujud komitmen Pemkab Sleman dalam memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Baca Juga: Misteri hubungan lampu motor mati berkali-kali saat perjalanan ke Alun alun Kukar dengan kematian adik

Kepedulian Pemkab Sleman terhadap kesehatan masyarakat dengan memberikan jaminan kesehatan perlu didukung penuh pihak BPJS Kesehatan.

Sehingga pencapaian peserta terdaftar Program JKN di Kabupaten Sleman sebesar 96,21 persen.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengucapkan selamat kepada BPJS Kesehatan Cabang Sleman, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dan seluruh pihak yang telah menciptakan sebuah prestasi. Yakni mewujudkan peserta terdaftar Program JKN sebesar 96,21 persen.

"Saat hari jadi Kabupaten Sleman pada tahun 2022, peserta JKN baru mencapai 95,75 persen sehingga kita mendapatkan predikat UHC. Tapi tidak puas sampai disitu, kita terus berkomitmen meningkatkan jumlah kepesertaan sampai saat ini," tegasnya.

Baca Juga: KPK tidak akan hentikan kasus Lukas Enembe

Sebelum adanya UHC, lebih dari 30 ribu warga Sleman telah ikut Program JKN tetapi tidak bisa membayar karena perekonomian. Pemkab Sleman terus berusaha semaksimal mungkin agar peserta yang non aktif tersebut dapat didaftarkan.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X