• Selasa, 27 September 2022

Dubes Ukraina beri kuliah umum di UMY, Prof Gunawan: Semoga konflik segera berakhir

- Jumat, 23 September 2022 | 07:30 WIB
Foto bersama Vasyl Hamianin dan Rektor UMY usai saling memberi cenderamata.   (Foto: Dok BHP UMY)
Foto bersama Vasyl Hamianin dan Rektor UMY usai saling memberi cenderamata. (Foto: Dok BHP UMY)

HARIAN MERAPI – Invasi yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina sejatinya bukanlah fokus pada konflik yang terjadi antar kedua negara tersebut.

Namun, adanya isu geopolitik ataupun isu kompetisi antara Sea Power dan Continental Power.

Demikian dijelaskan Duta Besar (Dubes) Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), baru-baru ini.

Baca Juga: UMY dan UII jalin kerja sama, Ketua APTISI: Perguruan tinggi kedepankan kolaborasi dibanding kompetisi

Lebih lanjut, Vasyl mengungkapkan, Sea Power yang dimaksud, yaitu kekuatan aliansi militer Atlantik Utara yang disebut NATO. Sedangkan Continental Power, yaitu Rusia.

“Sehingga secara tak langsung, Rusia ingin menjadikan kegiatannya tersebut sebagai alat untuk pertahanan diri dari berbagai kemungkinan hal yang terjadi,” paparnya.

Vasyl menambahkan, ambisi Rusia akan isu Sea Power dan Continental Power dalam menginvasi Ukraina turut mengakibatkan kerugian besar bagi Ukraina.

Baca Juga: Begini konstruksi perkara suap di MA yang diduga menjerat Hakim Agung Sudrajad Dimyati

“Kerugiannya di berbagai bidang, seperti bidang ekonomi, pendidikan, kemanusiaan dan lain-lainnya,” ungkap Vasyl.

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Organda DIY naikkan tarif angkutan umum 18-22 persen

Selasa, 6 September 2022 | 07:00 WIB
X