• Minggu, 27 November 2022

Pasca kenaikan harga BBM, ongkos bus AKDP Yogya-Wonosari Naik Rp5.000 jadi Rp20 ribu

- Minggu, 11 September 2022 | 15:25 WIB
Rakor kenaikan ongkos angkutan Dishub Gunungkidul terkait kenaikan harga BBM.  (Bambang Purwanto)
Rakor kenaikan ongkos angkutan Dishub Gunungkidul terkait kenaikan harga BBM. (Bambang Purwanto)

HARIAN MERAPI - Pasca kenaikan harga BBM, Dinas Perhubungan menggelar rapat koordinasi membahas kenaikan tarif angkutan umum termasuk Angkutan Kota Dalam Propinsi (AKDP).

Kepala Dinas Perhubungan Rahmadian Wijayanto menyampaikan bahwa, penyesuaian tarif tiket terkait kenaikan harga BBM untuk kendaraan bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) perhitungannya dari Kementerian Perhubungan.

Hal ini terjadi lantaran kewenangan penyelenggaraan Angkutan AKAP berada di Kementerian Perhubungan.

Baca Juga: BAB di tengah laut, seorang ABK hilang ditelan ombak di perairan laut Sadeng Gunungkidul, ini kronologinya

“Berdasarkan informasi dari Kantor Perwakilan PO antar Perusahaan telah sepakat untuk menyesuaikan tarif tiket dengan dengan menambah ongkos,” kata Rahmadian, Minggu (10/9/2022).

Penyesuaian tarif Angkutan Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) kini perhitungannya juga masih menunggu dari Dinas Perhubungan DIY. Karena kewenangan penyelenggaraan Angkutan AKDP rute Yogya-Wonosari berada di Dinas Perhubungan DIY.

Sedangkan untuk penyesuaian Tarif Angkudes dan Angkutan Kota akan ditetapkan dengan Keputusan Bupati Gunungkidul setelah dilakukan perhitungan dan pembahasan bersama antara Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul.

Baca Juga: Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro sebut ada campur tangan Tuhan saat menang atas Persis Solo di BRI Liga 1

"Kenaikan tarif ini diimbangi peningkatan kualitas pelayanan terbaik kepada masyarakat pengguna jasa,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X