• Kamis, 30 Juni 2022

Grab Hadirkan GrabMerchant, Dukung Digitalisasi UMKM di Era New Normal

- Jumat, 12 Juni 2020 | 09:31 WIB
GrabMerchant
GrabMerchant

JAKARTA, harianmerapi.com – Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia mulai bertransformasi menjadi bisnis online. Hadirnya GrabMerchant platform all-in-one dari Grab, aplikasi serba bisa terkemuka di Asia Tenggara, membantu UMKM berkembang di era ekonomi digital, dan beradaptasi dengan tatanan baru di masa pandemi Covid-19.

Grab Merchant mencakup aplikasi dan web portal, dilengkapi dengan fitur-fitur yang mudah digunakan mitra merchant guna menjalankan dan mengelola bisnis mereka secara menyeluruh ini diluncurkan Grab, Kamis (11/6/2021). Aplikasi ini membantu mitra merchant dalam mengelola operasional bisnis sehari-hari dan mengakses fitur-fitur penunjang pertumbuhan bisnis mereka. Sementara itu, web portal GrabMerchant menyediakan informasi yang komprehensif mengenai kinerja bisnis di seluruh jaringan toko online yang mereka jalankan.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Republik Indonesia, Teten Masduki yang turut hadir di konferensi pers virtual mengatakan, UMKM adalah sektor yang menjaga roda perekonomian kita tetap berputar. Oleh karena itu harus dipastikan keberlangsungan bisnis mereka di tengah masa transisi ke arah tatanan kehidupan baru atau new normal.

Baca Juga: Grab Tech Center Didedikasikan untuk Pengembangan UMKM Indonesia

Menurutnya, pandemi COVID-19 telah menunjukkan pentingnya digitalisasi. UMKM yang telah mengadopsi teknologi digital dapat terus beroperasi selama masa PSBB, dan dapat meminimalisir dampak pandemi terhadap bisnis mereka.

“Platform Grab Merchant terbaru dari Grab adalah inovasi yang sangat dibutuhkan saat ini, dan akan sangat membantu mempercepat transformasi digital para UMKM di Indonesia sehingga mereka dapat beradaptasi dan berkembang dalam era ekonomi digital,” ujar Teten.

Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi mengutarakan, COVID-19 telah menyebabkan perubahan perilaku konsumen yang signifikan terhadap layanan berbasis online di seluruh dunia. Hal tersebut turut memicu terciptanya berbagai inovasi di Indonesia, namun di sisi lain juga menimbulkan risiko akan semakin lebarnya kesenjangan digital.

Baca Juga: Dampak Pandemi, 80 Persen UMKM Alami Margin Keuntungan Lebih Rendah

UMKM, lanjutnya, merupakan tulang punggung dari perekonomian Indonesia, akan tetapi sebagian besar masih offline. Oleh karena itu, para pelaku UMKM ini harus segera melakukan transformasi digital atau mereka akan tertinggal jauh dari UMKM lain yang sudah beralih ke online.

Halaman:

Editor: admin_merapi

Tags

Terkini

Ganjar Doakan Misi Perdamaian Jokowi Berhasil

Rabu, 29 Juni 2022 | 23:20 WIB

Ini Lima Daerah dengan Kasus PMK Tertinggi

Rabu, 29 Juni 2022 | 18:30 WIB
X