• Kamis, 29 September 2022

DPRD jadi mediator ‘perseteruan’ YKTN dan Forum Penataan Ruang Salatiga

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:30 WIB
Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit.  (Edy Susanto)
Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit. (Edy Susanto)

SALATIGA, harianmerapi.comDPRD Salatiga mengambil peran menjadi mediator untuk memediasi kemelut perseteruan antara Yayasan Karantina Tahfizh Alquran Nasional (YKTN) Salatiga dan Forum Penataan Ruang (FPR) Pemkot Salatiga yang diketuai oleh Sekda Salatiga, Wuri Pujiastuti.

Mediasi ini akan dilakukan pihak DPRD Salatiga, pada Jumat (12/8/2022) pukul 08.00 WIB.

Hal itu ditegaskan Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit kepada wartawan, Kamis (11/8/2022).

“Langkah mediasi ini kami lakukan demi kebaikan Kota Salatiga dan mencari solusi mengenai permasalah tukar guling tanah yang diajukan YKTN kepada Pemkot Salatiga,” kata Dance Ishak Palit.

Baca Juga: Tingkatkan ekonomi masyarakat, Presiden Joko Widodo tanam perdana kelapa genjah di Sanggang Bulu

Mediasi dengan mempertemukan kedua belah pihak ini, juga didasari adanya surat dari Fraksi Gerindra kepada pimpinan dewan terkait masalah tukar guling tanah yang diajukan oleh YKTN ini.

“Kita lihat saja hasil mediasinya. Kami ingin mencari jalan keluarnya,” kata Dance.

Diketahui YKTN Salatiga mengadu ke Fraksi Gerindra DPRD Salatiga mengenai pengajuan tukar guling tanah yang diajukan kepada Pemkot Salatiga belum diproses. Kemudian YKTN melaporkan Sekda Salatiga, Wuri Pujiastuti ke Kejaksaan dan Polres Salatiga karena dinilai tidak melayani publik dengan baik.

Baca Juga: Pengalaman misteri Sumat makan bakmi godog istimewa jam 10 malam Jumat, lha kok malah .........

Walikota Salatiga periode 2017-2022, Yuliyanto yang juga terkait dengan YKTN ini dihubungi wartawan melalui telepon mengaku mendukung sikap DPRD Salatiga yang dengan cepat merespon persoalan ini.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Daging bebek potong asal Pati kuasai pasar Jabodetabek

Senin, 19 September 2022 | 14:59 WIB
X