• Rabu, 5 Oktober 2022

Bisnis lesu, Tinder urungkan niat ekspansi ke metaverse

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 19:50 WIB
Aplikasi kencan Tinder ditampilkan di ponsel pintar. Gambar diambil 1 September 2020.  (ANTARA/REUTERS/Akhtar Soomro)
Aplikasi kencan Tinder ditampilkan di ponsel pintar. Gambar diambil 1 September 2020. (ANTARA/REUTERS/Akhtar Soomro)

HARIANMERAPI.com - CEO Match Group Bernard Kim menyebutkan akan mengevaluasi rencana Tinder ekspansi ke metaverse dengan berhati-hati dan jika terdapat masa depan dan potensi menjanjikan maka mungkin saja Tinderverse bisa terwujud.

Akuisisi Hyperconnect diperkirakan menjadi salah satu penyebab buruknya kinerja Match Group di kuartal kedua 2022 dan menyebabkan kerugian sebesar 10 juta dolar AS.

Tinder, layanan kencan daring itu mengurungkan rencananya untuk membawa kencan daring ke dunia metaverse akibat bisnisnya yang akhir-akhir ini melesu.

Baca Juga: Misteri suara gamelan dari arah barat yang didengar Mbah Joyo setiap malam, ketika dilacak ...........

Kabar itu disusul dengan mundurnya sang CEO yaitu Renate Nyborg yang bahkan belum genap setahun menjabat sebagai pemimpin di perusahaan tersebut.

The Verge seperti dilansir Antara pada Rabu (3/8/2022), menyebutkan, hasil di kuartal kedua 2022 tidak memuaskan untuk Match Group yang menaungi Tinder menjadi salah satu penyebab batalnya kehadiran Tinderverse (tinder versi metaverse).

Padahal Tinder pada saat mengumumkan Tinderverse begitu bersemangat dan terlihat mengambil banyak langkah untuk mewujudkannya salah satunya mengakuisisi perusahaan rintisan bernama Hyperconnect pada tahun lalu.

Hyperconnect diketahui memiliki keahlian menghadirkan teknologi Augmented Reality, kecerdasan buatan, serta video interaktif.

Baca Juga: PayPal sempat diblokir di Indonesia, Menkominfo : Mereka berkomitmen untuk mendaftar

“Mengingat ketidakpastian tentang kontur akhir metaverse dan apa yang akan atau tidak akan berhasil, serta lingkungan operasi yang lebih menantang, saya telah menginstruksikan tim Hyperconnect untuk beralih mencari inovasi baru tetapi tidak berinvestasi dalam metaverse saat ini,” kata CEO Match Group Bernard Kim yang mengumumkan mundurnya CEO Tinder dan Tinderverse.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Helikopter hilang kontak di Perak Malaysia

Minggu, 11 September 2022 | 21:00 WIB
X