• Selasa, 16 Agustus 2022

Rusia Gempur Lysychansk, Presiden Ukraina Bertekad Rebut Kembali, Begini Strateginya

- Senin, 4 Juli 2022 | 10:00 WIB
Arsip - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengunjungi basis pasukan Ukraina, saat serangan Rusia di Ukraina berlanjut, di Soledar, di wilayah Donetsk, Ukraina, 5 Juni 2022.  (Layanan Pers/Kepresidenan Ukraina via Reuters)
Arsip - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengunjungi basis pasukan Ukraina, saat serangan Rusia di Ukraina berlanjut, di Soledar, di wilayah Donetsk, Ukraina, 5 Juni 2022. (Layanan Pers/Kepresidenan Ukraina via Reuters)


KIEV, harianmerapi.com - Meski digempur habis-habisan oleh Rusia, Ukraina tidak menyerah dan terus melawan mempertahankan wilayahnya.


Wilayah Lysychansk di Donbas misalnya, digempur habis-habisan oleh tentara Rusia.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Minggu (3/7) mengakui pasukannya sudah ditarik dari Lysychansk di Donbas yang digempur oleh Rusia, namun ia bertekad merebut kembali kendali di wilayah timur itu.

Zelenskyy berharap negara-negara Barat mengirimkan persenjataan jarak-jauh untuk membantu negaranya merebut kembali kendali wilayah yang dikuasai Rusia.

Baca Juga: 46 Calon Haji Tertahan di Imigrasi Arab Saudi, Wamenag Ingatkan Selektif Pilih Biro dengan Visa Mujamalah

"Kalau para komandan tentara kita menarik orang-orang dari titik-titik tertentu di garis depan, tempat musuh punya keunggulan terbesar dalam hal persenjataan, dan ini juga berlaku untuk Lysychansk, artinya hanya satu," kata Zelenskyy.

"Bahwa kita akan kembali dengan taktik kita, dengan peningkatan pasokan senjata modern," ujarnya ketika menyampaikan pidato harian.

 

Zelenskyy mengatakan Rusia sedang memusatkan kekuatan tembaknya ke Donbas. Namun, katanya Ukraina akan membalas dengan persenjataan jarak jauh, seperti peluncur roket HIMARS yang dipasok Amerika Serikat.

Baca Juga: Kemenperin Sebut 130 Perusahaan Telah Terdaftar di Sistem Informasi Minyak Goreng Curah

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X