• Jumat, 12 Agustus 2022

Harga Cabai Tinggi, Petani Berseri-seri

- Selasa, 21 Juni 2022 | 21:40 WIB
Petani memanen cabai di lahan petanian ( (instagram-@hijosfarm))
Petani memanen cabai di lahan petanian ( (instagram-@hijosfarm))

TEMANGGUNG, harianmerapi.com - Harga cabai ditingkat petani masih bertahan tinggi. Namun demikian, tidak semua petani menikmatinya.

Diantara penyebab harga tinggi cabai adalah pasokan yang minim.

Tanaman cabai kurang karena serangan penyakit dan rusak akibat cuaca yang tidak menentu.

Seorang petani di Desa Wonotirto Kecamatan Bulu, Misdi (53) mengatakan harga cabai ditingkat petani bertahan tinggi, terutama cabai rawit merah.

Baca Juga: Kasus Meninggalnya Bripda Diego Rumaropen, Kapolda Papua Copot Danki Brimob Batalyon D Wamena

Harganya kini mencapai Rp70.000 per kilogram, sedangkan cabai keriting merah Rp45.000 hingga Rp50.000 per kilogram.

"Harga cabai bertahan tinggi dalam satu setengah bulan terakhir. Kemungkinan harga akan bertahan sampai beberapa pekan ke depan," kata Misdi, Selasa (21/6/2022).

Dia mengatakan harga cabai yang mahal tersebut menyenangkan petani. Tetapi sebenarnya ada yang menyesakkan, sebab sebagian tanaman rusak baik karena serangan hama dan akibat cuaca.

"Harga cabai mahal, bisa menutup biaya dari tanaman yang rusak," kata dia.

Baca Juga: Mardani H. Maming Merasa Dikriminalisasi, KPK : Kami Bekerja Berdasarkan Kecukupan Alat Bukti

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X