• Kamis, 6 Oktober 2022

Harga Cabai Rawit Merah di Gunungkidul Meroket Hingga Mencapai Rp100 Ribu per Kilogram

- Rabu, 8 Juni 2022 | 15:30 WIB
Ilustrasi. Harga cabai mengalami kenaikan di berbagai wilayah. (Mulyawan)
Ilustrasi. Harga cabai mengalami kenaikan di berbagai wilayah. (Mulyawan)

GUNUNGKIDUL, harianmerapi.com - Harga cabai rawit merah di Kabupaten Gunungkidul kembali meroket. Lonjakan harga cabai kali ini tercatat tertinggi dibanding lonjakan sebelumnya.

Dalam beberapa hari terakhir harga cabai rawit merah di sejumlah pasar di Gunungkidul mencapai Rp100 ribu per kilogram.

Dari keterangan sejumlah pedagang sayuran di Pasar Argosari, Wonosari, Gunungkidul kenaikan harga cabai rawit merah terjadi sejak sepekan lalu.

Baca Juga: Harga Cabai di Boyolali Naik Hingga Rp95 per Kilogram, Ini Penyebabnya

Sebelumnya, harganya masih dalam kisaran Rp45 ribu per kilogram (kg), namun kini terus naik hingga lebih dari dua kali lipat atau mencapai Rp100 ribu per kg.

"Belum diketahui pasti penyebab naiknya harga cabai rawit merah ini tetapi diduga karena terkendala minimnya pasokan dari daerah produsen," kata Ny Sri Maryani (50) pedagang di Pasar Argosari, Wonosari, Gunungkidul, Rabu (8/6/2022).

Selain harga cabai rawit merah, kenaikan harga sayuran juga terjadi untuk komoditas sayuran lain seperti buncis yang sebelumnya di kisaran Rp8 ribu kini naik menjadi Rp 14 ribu per kg. Begitu juga dengan kol.

Baca Juga: Pentas Seni Daring Desa Budaya Tampilkan 11 Desa dan Kalurahan Budaya di DIY

Karena harganya tengah meroket naik dan cenderung labil, pedagang memilih untuk mengurangi persediaan demi menghindari kerugian.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X