• Rabu, 29 Juni 2022

DIY Masuki Kemarau Awal Juni, Puncaknya Juli hingga Agustus 2022

- Selasa, 24 Mei 2022 | 21:21 WIB
ILUSTRASI: Prakiraan curah hujan di kota Yogyakarta menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).  (ANTARA/Ardika)
ILUSTRASI: Prakiraan curah hujan di kota Yogyakarta menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (ANTARA/Ardika)

JOGJA, harianmerapi.com - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan memasuki musim kemarau secara bersamaan pada awal Juni 2022.

Menurut prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta seluruh wilayah di DIY akan memasuki musim kemarau secara bersamaan.

"Awal Juni seluruh wilayah DIY sudah masuk musim kemarau. Untuk DIY bagian selatan sudah masuk kemarau, tapi bagian tengah hingga utara masih pancaroba," kata Kepala Stasiun Klimatologi Sleman Reni Kraningtyas saat dihubungi di Yogyakarta, Selasa (24/5/2022).

Baca Juga: Menghilang 2 Hari, Mahasiswa Ditemukan Tewas di Embung UII Sleman, Ini Kronologinya

Reni mengatakan untuk puncak musim kemarau di DIY diprakirakan terjadi pada Juli hingga Agustus 2022.

"Nanti curah hujan pada Juni akan berkurang dibandingkan Mei. Meski Juli juga masih ada hujan, tetapi cenderung berkurang dibandingkan Juni," kata dia.

Menurut dia, kemarau di DIY akan bersifat basah, sehingga masih memungkinkan turunnya hujan.

Baca Juga: Cerita Lucu Teman Ditinggal di Jalan dan Nostalgia Mendengarkan Lagu-lagu yang Penyanyinya Sudah Meninggal

Kondisi itu, kata dia, dipicu adanya anomali suhu permukaan laut di Samudera Hindia Selatan Jawa dengan anomali suhu 0.5 derajat Celcius sampai 1.0 derajat Celcius.

"Suhu muka laut masih sangat hangat, sehingga potensi pembentukan awan-awan hujan masih ada," ujar dia.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X