• Selasa, 30 November 2021

Briptu A Terbukti Melanggar Prosedur Penanganan Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa. Polda NTB Minta Maaf

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:04 WIB
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto.  (ANTARA/Dhimas B.P)
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto. (ANTARA/Dhimas B.P)

MATARAM, harianmerapi.com - Tim pemeriksa dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat menemukan alat bukti yang mengindikasikan Briptu A, salah seorang anggota Satsamapta Polresta Mataram melanggar prosedur penanganan aksi unjuk rasa mahasiswa.

"Dari hasil pemeriksaan Bidpropam Polda NTB, dapat dibuktikan bahwa pada saat pengamanan aksi yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa itu terdapat unsur pelanggaran prosedur penanganan, dalam hal ini terbukti ada satu anggota, yakni Briptu A, melakukan kegiatan di luar prosedur," kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto dalam konferensi persnya di Mataram, Minggu (24/10/2021).

Dia menjelaskan alat bukti tersebut berkaitan dengan aksi Briptu A yang mengayunkan tongkat polisi ke arah peserta unjuk rasa. Akibatnya salah seorang mahasiswa terluka di bagian kepala.

Baca Juga: Sakit Kepala Banyak Sekali Jenisnya, Ini Penjelasan Dokter

"Jadi anggota ini terpancing emosi, padahal sebelumnya, tim penanganan unjuk rasa diminta untuk tidak melengkapi diri dengan peralataan PHH, seperti tongkat dan tameng, namun Briptu A tetap membawa (tongkat polisi)," ujarnya.

Lebih lanjut, penanganan hukum disiplin terhadap Briptu A kini masih berjalan di Bidpropam Polda NTB. Artanto memastikan sanksi pelanggaran yang dilakukan Briptu A akan diputuskan dalam sidang disiplin kepolisian.

"Mana kala pada hasil keputusan sidangnya nanti ada hal yang lebih berat, yang bersangkutan bisa dikenakan kode etik atau di bawa ke ranah pradilan pidana," ucap dia.

Baca Juga: Nasib Petualang Cinta 2: Mendapatkan Cinta Lebih Memuaskan Ketimbang Nilai Kuliah Bagus

Pada Kamis (21/10) lalu, kalangan mahasiswa dalam skala nasional secara serentak turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa. Ajang penyampaian aspirasi oleh generasi penerus bangsa itu berkaitan dengan refleksi dua tahun pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin.

Demikian juga yang terjadi di wilayah NTB, namun aksi unjuk rasa dari sekelompok mahasiswa di depan Gedung DPRD NTB tersebut berujung bentrok dengan aparat.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

13 Kios Milik IPB di Dramaga Bogor Terbakar

Senin, 22 November 2021 | 10:37 WIB

Ini Kronologi Bandar Narkoba Tabrak Polisi di Cirebon

Minggu, 21 November 2021 | 19:33 WIB

KKB Beli Amunisi dari Hasil Menjual Emas Pendulangan

Minggu, 21 November 2021 | 17:19 WIB

Wapres : MUI Harus Lebih Waspada Rekrut Anggota

Jumat, 19 November 2021 | 20:35 WIB
X