• Senin, 6 Desember 2021

Pelaku Wisata Gunungkidul Desak Pemerintah Segera Membuka Objek Wisata

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 14:42 WIB
Objek wisata pantai selatan Gunungkidul (Dokumen)
Objek wisata pantai selatan Gunungkidul (Dokumen)

GUNUNGKIDUL, harianmerapi.com - Gabungan Asosiasi Pelaku Wisata se-Gunungkidul mendesak pemerintah agar segera mempertimbangkan kawasan wisata dibuka.

Desakan dan tuntutan dati hasil rapat komumitas tersebut dituangkan dalam bentuk surat dikirimkan kepada Gubernur DIY, Forkompimda, DPRD Gunungkidul, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Gugus Tugas Covid DIY dan Gugus Tugas Covid Gunungkidul.

Dalam poin pertama, penutupan akses menuju destinasi pariwisata di Gunungkidul memperpanjang beban pelaku wisata. Karena sejauh ini, dengan pemblokadean jalan ini, banyak wisatawan yang batal untuk menuju obwis pantai selatan.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 8 Oktober 2021 Aldebaran Belum Bertemu Irvan, Netizen: Semoga Mas Al Baik-baik Saja

"Dampak penutupan obwis semakin memperpanjang penderitaan para pelaku wisata dan usaha," kata Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul Sunyoto SH Jumat (8/10/2021).

Selama tiga bulan PPKM level 3 digelar membuat mereka terpuruk dan kesulitan membayar karyawan. Mereka yang sangat merasakan dampak yakni yang berada di kawasan obyek wisata maupun jalur pemblokadean karena sama sekali tidak ada pemasukan. Ke dua, merujuk pada pembukaan mall dengan ketentuan sesuai kapasitas PPKM Level 3, juga meminta seluruh destinasi wisata dibuka dengan kapasitas seperti yang diatur dalam peraturan.

Ketiga menyebutkan bahwa pelaku usaha wisata berkomitmen akan memperketat protokol kesehatan terlebih, beberapa diantaranya sudah mengantongi sertifikat CHSE.

Baca Juga: Krim Anti Jerawat Hasil Olahan Lima Mahasiswa Universitas Brawijaya dari Kulit Durian Lebih Efektif

"Para pelaku wisata sepakat untuk memberikan tengat waktu hingga 9 Oktober 2021 ini kepada pemerintah untuk merespon tuntutan tersebut," imbuhnya.

Apabila tidak ada kebijakan yang meringankan pelaku wisata hingga tenggat waktu yang ditentukan, pihaknya akan mengibarkan bendera putih serentak. Sebagai simbol keterpurukan usaha wisata dan kebijakan pemerintah.Sunyata menyebut, para pelaku wisata sendiri siap dengan apapun prasyarat dari pemerintah, asal kemudian obyek wisata boleh kembali dibuka.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X