• Selasa, 9 Agustus 2022

Kasus Aziz Samsuddin. Golkar Minta Masyarakat Memisahkan Urusan Partai dan Masalah Pribadi

- Sabtu, 25 September 2021 | 16:39 WIB
Kepala Badan Advokasi Hukum dan HAM DPP Partai Golkar Supriansa (kiri) menjawab pertanyaan wartawan saat jumpa pers di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Sabtu (25/9/2021). ( ANTARA/Genta Tenri Mawangi)
Kepala Badan Advokasi Hukum dan HAM DPP Partai Golkar Supriansa (kiri) menjawab pertanyaan wartawan saat jumpa pers di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Sabtu (25/9/2021). ( ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

JAKARTA, harianmerapi.com - Kepala Badan Advokasi Hukum dan HAM DPP Partai Golkar Supriansa meminta masyarakat memisahkan urusan partai dan masalah pribadi kader-kadernya, termasuk di antaranya kasus hukum yang dihadapi oleh Azis Syamsuddin.

"Kader dalam melakukan kegiatan, itu menjadi pertanggungjawaban oleh para kader, dan dipisahkan dengan kebijakan partai," kata Supriansa saat jumpa pers di Jakarta, Sabtu (25/9/2021).

Dalam sesi jumpa pers, Ketua DPP Partai Golkar Adies Kadir juga menyampaikan pernyataan yang sama. “Mohon dipisahkan antara personal dan juga persoalan partai," ucap Adies.

Baca Juga: Ma'ruf Amin Minta NU Ambil Peran di Tingkat Internasional

Terkait penetapan Azis Syamsuddin sebagai tersangka oleh KPK, Adies menyampaikan Partai Golkar menghormati proses hukum yang saat ini berjalan.

"Partai Golkar menghormati semua proses hukum yang saat ini dijalankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Adies.

Ia pun menegaskan Partai Golkar mengedepankan asas praduga tidak bersalah terhadap kasus hukum yang dihadapi oleh Azis Syamsuddin.

Baca Juga: Menhub Pastikan Sarana dan Prasarana Transportasi Siap Layani Mobilitas Yang Berlaga di PON Papua

"Setiap orang yang disangka, ditangkap, ditahan, dituntut, atau dihadapkan di depan pengadilan wajib dianggap tidak bersalah sebelum ada putusan pengadilan yang menyatakan kesalahannya dan memperoleh kekuatan hukum tetap," ucap Adies.

Ia menyampaikan Azis telah menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai wakil ketua DPR RI periode 2019-2024 kepada DPP Partai Golkar. Status Azis sebagai kader partai juga telah dinonaktifkan oleh partai.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

ASEAN Para Games 2022 ditutup Presiden Jokowi

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 12:15 WIB
X