• Minggu, 23 Januari 2022

3 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tengerang Kembali Teridentifikasi. Total Sudah 19 Korban Berhasil Dikenali

- Minggu, 12 September 2021 | 18:41 WIB
Petugas memasukkan peti mati korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang ke mobil ambulans.  ((ANTARA/Ho-Humas Ditjenpas))
Petugas memasukkan peti mati korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang ke mobil ambulans. ((ANTARA/Ho-Humas Ditjenpas))

JAKARTA, harianmerapi.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali mengidentifikasi tiga jenazah korban kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang. Dengan tambahan ini total keseluruhan sudah 10 korban teridentifikasi.

"Ketiganya yakni Hadi Wijoyo Bin Sri Tunjung Pamungkas berusia 39 tahun, Rocky Purmana Bin Syafrizal Sani usia 28 tahun, dan Pujiyono Bin Mudori usia 28 tahun," kata Kepala Pusat Indonesia Automatic Fingerprint Identification System, Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol Hudi Suryanto melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (12/9/2021).

Ketiga jenazah tersebut langsung diserahkan ke tim gabungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang selanjutnya diserahkan ke masing-masing pihak keluarga.

Baca Juga: Masyarakat Pacitan Diminta Bersiap Dengan Skenario Gempa dan Tsunami. Begini Penjelasan BMKG

Jenazah Hadi Wijoyo berhasil teridentifikasi berdasarkan sidik jari, bekas luka di alis kanan, dan tato di punggung tangan kiri. Selanjutnya, jenazah diserahterimakan kepada keluarga korban dan dimakamkan hari ini di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Leuwiliang Bogor.

Jenazah kedua atas nama Pujiyono berhasil diidentifikasi berdasarkan Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) yang mirip dengan ayah korban serta rekam medis berupa tato di punggung dan keterangan gigi. Setelah diserahkan kepada keluarga, jenazah akan dimakamkan di TPU Sindang Tengah, Tangerang.

Terakhir, jenazah Rocky Purmana berhasil teridentifikasi berdasarkan DNA yang 50 persen identik dengan ayah korban dan 50 persen lagi identik dengan ibunya. Selain itu, juga diperkuat melalui rekam medis korban yakni tinggi badan dan keterangan gigi. Warga Citayam Kampung Utan tersebut akan dimakamkan pada Senin (12/9) di TPU Kampung Kandang Ragunan.

Baca Juga: Satu Keluarga di Banjarmasin Ditemukan Tewas. Polisi Menyatakan Tidak Ada Tanda Kekerasan di Tubuh Mereka

Brigjen Pol Hudi Suryanto mengatakan dari korban meninggal akibat kebakaran lapas tersebut, total terdapat 10 data ante mortem telah diterima oleh pihaknya untuk kepentingan identifikasi.

"Data ante mortem lengkap 41 telah diterima, termasuk data DNA narapidana warga negara asing dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X