“Kami percaya Pak Menteri akan senantiasa mengedepankan kepentingan rakyat demi memperbaiki perekonomian berbasis sektor pertanian tembakau,” kata dia.
Tingginya tarif cukai rokok, berdampak pada harga rokok di pasaran yang semakin mahal.
Hal tersebut menyebabkan daya beli masyarakat kian menurun sekaligus berimbas pada penjualan produk oleh pihak industri kian anjlok.
Baca Juga: Di Gelaran IMOS 2025 di ICE BSD Tangerang, Ini Motor-motor Baru yang Siap Meluncur
Alhasil, kata Agus, penyerapan bahan baku tembakau di tingkat petani juga semakin menurun, seiring berkurangnya kuantitas produksi oleh pabrikan. Ujung-ujungnya, perputaran ekonomi di sektor pertembakauan semakin lesu. *