• Rabu, 29 Juni 2022

Candi Borobudur Puncak Peradaban Nusantara 3: Dibangun Guna Dharma atau Dibangun Oleh Gunadharma?

- Kamis, 28 April 2022 | 20:05 WIB
                          Bambang Eka Prasetya menjelaskan relief Karma Wibhangga      (Dok. Amat Sukandar)
Bambang Eka Prasetya menjelaskan relief Karma Wibhangga (Dok. Amat Sukandar)

harianmerapi.com - Candi Borobudur sebagai punck perdabana Nusantra dibangun guna Dharma atau dibangun Gunadharma?

Ungkapan pertama benar, Candi Borobudur dibangun guna Dharma, memang bangunan istimewa itu dibangun untuk Dharma,

pengabdian manusia terhadap kebajikan untuk mencapai pembebasan dari Dhuka, sebagaimana dinyatakan dalam “Catur Arya Satya”.

Baca Juga: Candi Borobudur Puncak Peradaban Nusantara 1: Dikelilingi Tujuh Gunung dan Dua Sungai yang Mengalir

Ungkapan kedua, Candi Borobudur dibangun Guna Dharma disalah-artikan sebagai, Candi Borobudur dibangun oleh Resi Gunadharma

dan setelah usai membangun dia beristirahat, tertidur nyenyak menjelma menjadi bukit Menoreh yang berada di sebelah selatan candi Borobudur. (ceritera Legenda Lokal).

Informasi yang masih harus dikaji lebih mendalam, yakni Candi Borobudur dirancang oleh dua universitas, Universitas Nalanda di Jambudwipa dan Universitas Muaro Jambi di Swarnadwipa.

Kerjasama dua universitas itulah yang merancang, survei lokasi, sampai melaksanakan pembangunan Candi Borobudur.

Bangunan candi Buddha terbesar di seluruh muka bumi itu lebih diperuntukkan sebagai tempat belajar para pemuka agama Buddha dan juga rakyat yang pada era itu pada umumnya belum memiliki kecakapan membaca huruf.

Baca Juga: Candi Borobudur Puncak Peradaban Nusantara 2: Pesan Manusia Membina Diri Menuju Puncak Hakikat Kemanusiaan

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tour Leader Harus Utamakan Keselamatan Wisatawan

Senin, 27 Juni 2022 | 18:06 WIB
X