• Selasa, 9 Agustus 2022

Candi Borobudur Puncak Peradaban Nusantara 1: Dikelilingi Tujuh Gunung dan Dua Sungai yang Mengalir

- Rabu, 27 April 2022 | 17:50 WIB
Relief Karma Wibhangga yang dibuka di kaki candi sudut tenggara (Dokumen Amat Sukandar)
Relief Karma Wibhangga yang dibuka di kaki candi sudut tenggara (Dokumen Amat Sukandar)

harianmerapi.com - Candi Borobudur berada di desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.

Dibangun pada zaman keemasan wangsa Syailendra dalam kurun waktu sekitar 75 tahun, dimulai pada tahun 750 Masehi dan paripurna pada tahun 825 Masehi, saat pemerintahan Raja Smaratungga.

Candi Borobudur sebagai puncak peradaban Nusantara berdiri kokoh di dataran yang didukung keindahannya oleh tujuh gunung yang mengelilinginya,

Baca Juga: Malam Seribu Bulan di LSBO PWM DIY, Seni Budaya Jadi Salah Satu Solusi Klitih

Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, Gunung Andong, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing dan seakan ditopang langsung oleh Pegunungan Menoreh.

Dua sungai mengalir tidak jauh dari lokasi Candi Borobudur, Sungai Progo dan Sungai Elo.

Candi Borobudur adalah Unesco's World Heritage nomor 592, dan tercatat di Guinness Book Records sebagai Candi Buddha terbesar di dunia, yang didedikasikan oleh Buddha Mahayana.

Candi Borobudur istimewa, karena memiliki 2.672 panel relief, 1.460 panel relief cerita (naratif) dan 1.212 panel relief dekoratif.

Relief naratif terdiri atas lima gugus relief. Relief Karmawibanga (160 panel), tersimpan di lantai paling dasar Candi Borobudur yang tertutup talud pengaman Candi Borobudur.

Ada 4 panel relief yang terbuka, berada di sudut tenggara. Rangkaian relief Karmawibanga mengisahkan perihal hukum sebab-akibat perbuatan dalam kehidupan sehari-hari manusia dan bersifat universal.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pulau Kangean yang tidak pernah membosankan

Minggu, 17 Juli 2022 | 14:15 WIB

Tour Leader Harus Utamakan Keselamatan Wisatawan

Senin, 27 Juni 2022 | 18:06 WIB
X