• Jumat, 19 Agustus 2022

Dirayu Peri Kuburan 1: Kuliah di Perguruan Tinggi Baru, Kemalaman Saat Bulan Purnama Ketemu Wanita Cantik

- Kamis, 19 Mei 2022 | 19:10 WIB
Astaga ternyata wanita cantik dan memakai pakaian yang serba indah (Ilustrasi Pramono Estu)
Astaga ternyata wanita cantik dan memakai pakaian yang serba indah (Ilustrasi Pramono Estu)

harianmerapi.com - Serial cerita horor dirayu peri kuburan. Peristiwa yang penulis sampaikan ini terjadi puluhan tahun yang lalu,

Yakni di sekitar rel kereta api sebelah barat kota Wates Kulon Progo. Pada waktu itu di kota Wates dibuka Perguruan Tinggi baru.

Ternyata minat masyarakat sangat besar terbukti yang mendaftar sebagai mahasiswa di perguruan tinggi itu sangat banyak bahkan sampai menolak pendaftar.

Baca Juga: Cerita Horor Pendatang Baru Disambut Barisan Tujuh Pocong yang Bangkit dari Kuburan Kuna

Calon-calon mahasiswa itu tidak hanya berasal dari Kulon Progo saja tapi ada yang berasal dari luar Kulon Progo seperti Purworejo, Kebumen, Klaten dan sebagainya.

Tenaga pengajarnya dosen dari Yogyakarta dan guru-guru SLTA yang ada di kota Wates, seperti SMA Negeri, SGA Negeri dan STM serta SMEA.

Perkuliahan diadakan pada malam hari karena tidak mempunyai pengajar (dosen) tetap, melainkan pinjaman dari Perguruan Tinggi lain di kota Yogyakarta.

Para mahasiswa yang rumahnya tidak jauh dari kota Wates biasanya tidak naik bus, motor ataupun sepeda namun hanya berjalan kaki.

Baca Juga: Cerita Lucu Kecewa Belanja Online dan Polisi Air Tak Tahu Aturan Lalu Lintas di Darat

Mereka rombongan 4 atau 5 orang berjalan kaki melalui rel kereta api. Berangkat dari rumahnya pukul 17.00 WIB pulang pukul 21.30 WIB.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X