• Kamis, 1 Desember 2022

Pacaran Tak Direstui Orangtua, Berbuntut Cerita Horor Suara Ketukan Pintu di Malam Hari

- Sabtu, 26 Februari 2022 | 19:05 WIB
Tami merasa arwah Ranto menjemputnya melalui ketukan pintu (Ilustrasi Pramono Estu)
Tami merasa arwah Ranto menjemputnya melalui ketukan pintu (Ilustrasi Pramono Estu)

harianmerapi.com - Ranto dan Tami (nama samaran) telah lama pacaran. Mereka berdua sama-sama saling mencintai dan sulit untuk berpisah.

Karena hanya tetanggaan, setiap akhir pekan mereka selalu pergi bersama ke tempat-tempat wisata untuk memadu kasih.

Sayangnya masa indah mereka harus berujung dengan cerita horor setelah orangtua Tami tegas menyatakan tak merestui.

Baca Juga: Ada Pocong kembar Tiga 2: Di Makam Prajurit Majapahit, Kena Batunya Ketemu Pocong Beneran

Mereka memang pacaran dengan sembunyi-sembunyi. Sudah berulang kali Ranto berbicara pada Tami, hendak melamarnya, tapi Tami selalu menjawab belum siap.

Tami selalu mengulur-ulur waktu karena ia takut pada orang tuanya. Hingga pada suatu hari, hubungan mereka diketahui juga oleh orang tua Tami.

Kedua orang tua Tami dengan tegas mengatakan tidak setuju dengan hubungan mereka karena suatu hal, bahkan menyuruh Tami untuk segera memutus Ranto.

Tami hanya bisa menangis berhari-hari karena bingung harus berbuat apa. Ia sangat mencintai Ranto, namun di sisi lain, ia juga harus patuh kepada orangtua.

Baca Juga: Polisi Tembak Mati Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan di Ogan Komering Ulu

Akhirnya Tami berbicara pada Ranto bahwa orangtuanya tidak merestui hubungan mereka. Ranto menitikkan air mata.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X