• Jumat, 21 Januari 2022

Ki Ageng Makukuhan Alias Sunan Kedu 3: Meninggalkan Istri yang Tengah Hamil Demi Tugas Suci

- Selasa, 30 November 2021 | 09:13 WIB
                  Makam Bah Beo dan Bah Gedruk.              (Dok. Amat Sukandar)
Makam Bah Beo dan Bah Gedruk. (Dok. Amat Sukandar)

harianmerapi.com - Pada suatu hari, Syeh Maulana Gharibi menggelar ‘Khataman’, suatu acara yang digelar untuk menandai santri sudah tamat dalam mengaji kitab suci Al Quran. Syeh Maulana Gharibi berdiri di hadapan para santri untuk memberi bermacam-macam nasehat.

Syeh Maulana Gharibi berpesan, kelak bila daerah ini sudah makmur agar diberi nama ‘Sukorejo’. Karena padepokan ini telah dapat memberikan rasa senang dan kemakmuran bagi warga pedesaan di sekitarnya.

Pemberian nama ini pada hari Kamis Pahing tahun 1386 Be/Masehi. Usai upacara Khataman Ki Jenggot Putih berpamitan kepada Syeh Maulana Gharibi sekeluarga, karena akan melanjutkan perjalanannya.

Baca Juga: Misteri Sosok Perempuan Mirip Ibu yang Mengenakan Mukena di Kamar

Sebelum mereka berangkat, Syeh Maulana Gharibi menyampaikan pesan kepada Jaka Teguh agar ikut mendukung dan melaksanakan tugas suci yaitu menyebarkan agama Islam di Tanah Jawa. Jaka Teguh sanggup melaksanakannya.

Ki Jenggot Putih menyarankan Jaka Teguh agar menemui Sunan Kalijaga, untuk mendapatkan bekal tekad dan petunjuk dari sunan dalam melaksanakan tugas suci menyiarkan agama Islam.

Jaka Teguh selau teringat pesan itu yang selalu terngiang-ngiang di telinganya, “Jaka Teguh, kamu mempunyai tugas yang berat. Dan tugas ini tidak dapat kamu anggap ringan. Namun, ini merupakan tugas suci.

Baca Juga: Tiga Saudara Bernama Desy Ratnasari dan Pengin Cucu Laki-laki untuk Diajak Ngarit

Wujud tugas besar ini yaitu kamu harus ikut melaksanakan dan mendukung tersebarnya agama Islam di Tanah Jawa. Sebelum kamu memulai karya agung ini terlebih dahulu kamu mohon doa restu kepada Kanjeng Sunan Kalijaga.”

Jaka Teguh merasa bimbang, karena isterinya sedang mengandung empat bulan. Kalau mematuhi perintah sang guru, artinya dia harus berpisah dengan isteri tercinta.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X