• Sabtu, 25 Juni 2022

Hamil Setelah Menyelamatkan Sidat Mengkilat Berwarna Perak

- Sabtu, 6 November 2021 | 21:27 WIB
Dengan penuh kasih sayang sidat dibopong Yu Rame' (Ilustrasi Sibhe)
Dengan penuh kasih sayang sidat dibopong Yu Rame' (Ilustrasi Sibhe)

harianmerapi.com - Seblas tahun lamanya Yu Rame dan Kang Tugur (keduanya bukan nama sebenarnya) membina rumah tangga. Namun belum juga dikaruniai anak.

Kendati begitu pasangan suami-istri sederhana itu tidak pernah berputus asa. Selalu berdoa dan berusaha agar keinginannya mempunyai keturunan terkabul.

Malam itu jam sepuluh, Yu Rame pulang dari rewang di rumah Mbakyunya yang punya gawe menikahkan anaknya. Limapuluh meter sebelum sampai rumahnya, Yu Rame melihat ada benda agak panjang bergerak- gerak, kloget- kloget.

Baca Juga: Pernikahan yang Tak Direstui 11: Menyaksikan Istri Selingkuh di Hotel

“Ya ampun ada ular di depan pintu”, gumam Yu Rame sembari mencari potongan kayu untuk nggebug.

Diamati dengan seksama, ternyata barang bergerak yang panjangnya satu meter lebih itu bukan ular, tetapi sidat. Sebangsa belut namun lebih besar dan lebih panjang. Anehnya, sidat tersebut berwarna keperakan.

“Pasti bukan sidat sembarangan”, batin Yu Rame. Instingnya mengatakan, binatang ini pasti membutuhkan pertolongan.

Baca Juga: Kegigihan Nyai Subang Larang 4: Menyebarkan Agama Islam di Istana dengan Sembunyi-sembunyi

Spontan Yu Rame mengambil ember plastik bundar. Dan diisi air setengahnya. Dengan penuh kasih sayang sidat itu dibopong lalu dimasukkan ke dalam ember berisi air. Sidat tampak tenang dan tidak menggelenjot- gelenjot lagi.

Sidat ini harus secepatnya aku kembalikan ke sungai,” pikirnya. Di dalam rumah tidak ada siapa-siapa. Kang Tugur masih rewang di rumah Mbakyunya.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X