• Kamis, 23 September 2021

Nenek Menggendong Kayu Tiba-Tiba Menghilang Tak Berbekas

- Sabtu, 11 September 2021 | 09:12 WIB
Nenek berjalan lamban sambil nggendong kau. (Ilustrasi Pramono Estu)
Nenek berjalan lamban sambil nggendong kau. (Ilustrasi Pramono Estu)

NENEK menggendong kayu sudah menjadi pemandangan biasa di pedesaan. Tapi menjadi sebuah cerita misteri, ketika ternyata dia bukan nenek sembarang nenek. Seperti yang dialami Tada (bukan nama sebenaarnya), yang tinggal di pinggir hutan yang cukup sepi dan terpencil.

Lokasi tempat tinggalnya agak jauh, jika harus ke pasar atau tempat pertokoan untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

Suatu sore, Tada merasa kesepian karena ditinggal ibunya ke pasar desa cukup lama. Tak sabar menunggu, Tada pun berniat untuk menyusul sang ibu ke pasar desa. Meski harus melewati daerah yang sangat sepi, Tada mencoba untuk menghilangkan rasa takutnya.

Baca Juga: Nyimas Utari dan Misteri Kematian JP Coen 8: Cerita Lain Menyebut Meninggal karena Wabah Kolera

Benar saja. Ketika melewati jalan setapak di pinggir hutan, Tada melihat ada sesosok orang seperti seorang nenek yang tak dikenalnya sedang menggendong kayu berjalan di depannya. Sosok misterius itu berjalan lamban, akibat beban kayu yang digendongnya.

Tak ada suara yang keluar dari mulutnya. Hanya diam membisu sambil terus berjalan. Tada pun tak bisa berbuat apa-apa, ia hanya mengikuti saja dari belakang, tak berani menyalipnya.

Tapi ketika Tada berpaling sejenak lalu kembali memandang ke depan, hatinya berdesir....sosok misterius itu sudah tidak ada di tempatnya alias hilang tak berbekas.

Baca Juga: Gantungkan Cita-cita Setinggi Langit 1: Banyak Teman Banyak Rezeki

Tada mengucek-ucek matanya untuk memastikan pandangannya. Ia tak bermimpi. Tapi ia masih bermaksud mencari sosok tersebut, barangkali terjadi sesuatu. Sampai akhirnya ia malah ketemu sang ibu, yang sedang berjalan santai di jalan setapak dari arah berlawanan.

"Ibu tadi lihat orang yang berjalan di depanku?" tanya Tada.
"Enggak, Ibu enggak lihat siapa-siapa," jawab sang ibu.
"Memangnya kenapa, Nak?" tanya ibu Tada.
"Nggak apa-apa kok, Bu," jawab Tada sambil bertanya-tanya. "Jadi tadi yang jalan di depanku itu siapa?"

Tada yang ketakutan kemudian memegangi tangan sang ibu. Jelas sang ibu kaget. Tapi setelah melihat wajah Tada yang pucat, ia mengira anaknya itu sedang sakit. Lalu membiarkan saja Tada mengandeng tangannya menuju ke arah rumah, sambil sesekali mengelus rambut anaknya itu. (Seperti dikisahkan Heru Prasetyo di Koran Merapi) *

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siapa yang Main Kartu Remi Tadi Malam?

Senin, 20 September 2021 | 22:40 WIB

Dapat Penumpang Berkebaya Hijau Tua, Lho Kok Masuk Makam?

Minggu, 12 September 2021 | 05:35 WIB

Nenek Menggendong Kayu Tiba-Tiba Menghilang Tak Berbekas

Sabtu, 11 September 2021 | 09:12 WIB

Wanita Berbaju Putih Menangis di Rel Kereta Api

Rabu, 8 September 2021 | 05:56 WIB
X