• Kamis, 26 Mei 2022

Kesaktian Syekh Maulana 8: Dikenang Lewat Kain Batik dan Tari Simo Gringsing

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 05:00 WIB
Tari Gringsing terinspirasi Syekh Maulana atau Ki Ageng  (Ilustrasi Pramono Estu)
Tari Gringsing terinspirasi Syekh Maulana atau Ki Ageng (Ilustrasi Pramono Estu)

KONON karena kerap mengenakan kain Gringsing Syekh Maulana pun mengajarkannya kepada penduduk untuk membuat kain Gringsing.

Daerah tersebut bernama Pegringsingan, Desa Tengahan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.

Batik Gringsing merupakan salah satu batik klasik yang sarat akan makna. Menurut Serat Pararaton batik Gringsing dipercaya menjadi salah satu batik tertua.

Baca Juga: Mensyukuri Nikmat 11: Salah Tingkah di Depan Istri

Terdapat beragam motif batik yang tersebar di berbagai daerah. Adapun beberapa jenis motif ini di antaranya adalah batik Gringsing ceplok bintang, lung kembang, dan ceplok kembang.

Batik Gringsing ceplok bintang dipercaya mulai berkembang pesat pada tahun 1930. Ragam hias berupa burung prenjak, bunga teratai, kupu-kupu, buketan, daun kapas, kawung, dan kopi pecah.

Batik jenis Gringsing ceplok dimaknai sebagai harapan akan keselamatan hidup dengan terhindar dari berbagai kesulitan.

Baca Juga: Wanita Korban Pembunuhan Memberi Petunjuk

Batik Gringsing lung kembang memiliki dua variasi yaitu lung talas dan lung kembang. Pohon talas menjadi inspirasi pada penciptaan variasi lung talas. Sedangkan lung kembang terinspirasi dari bunga merambat dengan enam kelopak bunga.

Motif lung kembang dimaknai sebagai wujud kebahagiaan. Selain itu bermakna memiliki kemampuan untuk mengalahkan kejahatan.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X