HARIAN MERAPI - Kisah cerita misteri diganggu penunggu pohon cemara 4, rupanya jin marah karena ada yang berbuat mesum di kamarnya.
Kya Singa Wahana lalu mengadakan wawancara dengan jin yang merasuki tubuh Ridwan itu. Selama 10 menit kyai Singa Wahana tampak komat-kamit berdialog dengan jin yang merasuki tubuh Ridwan.
Setelah selesai berdialog Kyai Singa Wahana bilang kepada ayahnya Ridwan : “Pak Ridwan dirasuki jin yang bernama Canting Kuning karena Ridwan mengencingi kepala jin tersebut dan berbuat mesum di rumah jin tersebut”
Jawab ayahnya Ridwan : “Tolong kyai keluarkan jin tersebut dari tubuhnya Ridwan”.
Kyai Singa Wahana menjelaskan bahwa Canting Kuning meminta saji-sajian kemenyan hitam, bunga kantil dan melati, sate gagak, merpati putih yang hidup, dan pisang emas ayahnya Ridwan menyanggupi.
Dua hari kemudian malam Jumat Kliwon pukul 24.00 WIB diadakan upacara untuk mengeluarkan Canting Kuning dari tubuh Ridwan.
Saji-sajian dipasang di pojok rumah dengan menggelar kain putih. Semua syarat-syarat diletakkan pada kain putih itu.
Baca Juga: Cerita misteri diganggu penunggu pohon cemara 2, Awalnya hanya berbincang-bincang masalah ringan
Kemudian kemenyan lalu dibakar bersama dengan berkepulnya asap kemenyan keatas, kyai Singa Wahana menengadah ke langit dan mengucapkan mantra-mantra dengan bahasa Jawa :
“Aku ing njeroning padhang nangging dudu pandhange rina, ing njeroning peteng nanging dudu petenge ratri panjalukmu wis tak turuti he Canting Kuning metuo saka angganing Ridwan !!
Glubuk burung merpati putih yang ditali di atas kain putih itu putus talinya dan terbang putar-putar ke atas sesajian. Dan menyambar semua sesajian itu.
Kemudian putar-putar lagi 7 kali lalu membumbung ke atas dan terbang ke arah timur. Terdengarlah suara “Aku pulang ke Tawangmangu”
Baca Juga: Cerita misteri diganggu penunggu pohon cemara 3, Tiba-tiba Ridwan merasakan sakit perut
Kemudian kyai Singa Wahana memegang perut Ridwan dan mengusap ke bawah sambil bilang : “Sembuh”