Kenali gejala dan tanda penyakit stroke lewat slogan SeGeRa Ke RS

- Jumat, 11 November 2022 | 08:50 WIB
Ilustrasi Stroke  (ANTARA)
Ilustrasi Stroke (ANTARA)

HARIAN MERAPI – Penyakit stroke disebabkan oleh adanya gangguan aliran darah atau peredaran darah ke otak, yakni aliran darah yang menyumbat (stroke iskemik) dan pecahnya pembuluh darah.

Kondisi tersebut biasanya terjadi pada penderita hipertensi.

Sementara darah sangat diperlukan untuk membawa nutrisi dan oksigen ke sel-sel otak. Kalau aliran darahnya tersumbat lama, maka tidak dapat suplai oksigen dan nutrisi.

Baca Juga: Ini Lho, beberapa faktor risiko dari terjadinya gagal jantung

"Nantinya, berisiko mengalami kematian jaringan atau sel-sel otak dan ini mengakibatkan timbulnya cacat permanen,” ujar Medical Executive PT Kalbe Farma Tbk, dr. Martinova Sari Panggabean, AIFO-K, dalam live Instagram @ptkalbefarmatbk.

Dokter Nova, sapaannya, mengatakan bahwa berdasarkan penelitian, stroke paling sering terjadi pada usia di atas 55 tahun, dan risikonya meningkat dua kali lipat.

Tetapi, bukan berarti usia di bawah 55 tahun aman dari ancaman stroke, karena penyakit ini bisa terjadi pada semua usia, mulai usia 20-40 tahun.

Baca Juga: Cara melindungi tulang dari osteoporosis yang lekat dengan silent disease

“Semakin ke sini, trennya mengalami peningkatan jumlah kasus. Sejak tahun 1996, semakin ke sini kayaknya orang-orang muda banyak yang terserang stroke, jadi tidak memandang usia tua ya baru bisa terkena stroke,” tutur dr Nova.

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sering Mengalami Mual? Ini Cara Mengatasinya

Minggu, 8 Januari 2023 | 15:33 WIB
X